Siak (Inmas) – Guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya memelihara keharmonisan dan nilai-nilai kebangsaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak menggelar Seminar Kebangsaan, yang berlangsung beberapa waktu lalu di Kantor MUI Siak. Seperti dikutip dari laman riaupos.com, Seminar Kebangsaan dengan tema "Islam Wasathiyah dalam Bingkai NKRI" menghadirkan nara-sumber Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Dr KH Marsudi Syuhud, MA dan dibuka oleh Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si.
Kegiatan ini turut hadiri juga oleh pengurus MUI Provinsi Riau, Forkopimda, Ketua MUI Kabupaten Siak dan pengurus lainnya. Sedangkan peserta seminar terdiri dari mahasiswa, Ormas Islam, Ormas wanita, FKUB, MUI Kecamatan se-Kabupaten Siak, penyuluh agama dan Kepala KUA se-Kabupaten Siak.
Ketua Umum MUI Kabupaten Siak KH Ahmad Muhaimin SAg didampingi Sekumnya Nizamul Muluk, SAg MA Psy menyampaikan bahwa Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan itu sangat besar makna bagi masyarakat dalam menjalin kebersamaan dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya, memelihara keharmonisan dan nilai-nilai kebangsaan dalam kerangka NKRI.
Ia menyebutkan, Seminar Kebangsaan dengan tema "Islam Wasathiyah dalam Bingkai NKRI" menghadirkan Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Marsudi Suhud, sebagai pembicara utama sangat disambut antusias oleh peserta seminar. "Kami berharap seminar yang udah kami adakan ini dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan yang penting. Karena salah satu tujuan kehadiran Wakil Ketua Umum MUI Riau tersebut adalah untuk mendukung dan menyampaikan penolakan terhadap fenomena LGBT yang kita anggap tidak sesuai dengan ajaran agama," ujarnya.
Sementara itu, Sekum MUI Siak, Nizamul Muluk, SAg MA PSy juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Waktum MUI Pusat dan juga pengirus MUI Riau dan Kabupaten Siak dalam mendukung pelaksanaan Seminar Kebangsaan yang berjalan lancar dan sukses. Ia menyebutkan, MUI bersepakat mengusung dan memperjuangkan Islam Wasathiyah dalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, oleh umat Muslim Indonesia dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan. (Hd)