Riau (Inmas) -
Disela – sela melayani tamu Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Dr.
H. Muhammad Aqil Irham, M.Si, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov.
Riau Dr. H. Mahyudin, MA menjadi Narasumber pada informasi haji Tahun 1443
H/2022 M dalam acara Rubrik Haji yang ditaja oleh Radio Republik Indonesia
(RRI) Pro 3 Jakarta, Senin malam (27/6/22) pukul 19.45 WIB.
Wawancara yang
dilakukan oleh RRI tersebut berkenaan dengan Evaluasi pelaksanaan
Pemberangkatan Jamaah haji melalui embarkasi haji antara Prov. Riau.
Kepala kantor
Wilayah Kementeian Agama Prov. Riau yang juga Wakil Ketua I PPIH Embarkasi Haji
Antara Riau mengatakan Embarkasi Haji Antara Riau sudah memberangkatkan 2.312
jamaah haji termasuk 20 Petugas TPHI dan TPIHI/TKHI dan 12 Petugas haji daerah.
“Alhamdulillah,
malam tadi kita sudah melaksanakan rapat evaluasi terhadap penyelenggaraan haji
di EHA Riau secara umum dari laporan seluruh koordinator atau bidang yang ada
di PPIH Embarkasi haji antara riau berjalan dengan baik dan lancar, walaupun
terjadi kendala, itu terjadi pada kloter – kloter awal sehingga di kloter
berikutnya bisa kita perbaiki”. Tutur Mahyudin.
Lebih lanjut
Mahyudin mengatakan contoh kendala yang terjadi diawal pelaksanaan
pemberangkatan haji Riau seperti mobilisasi jamaah untuk memasuki Bis terjadi
keterlambatan sehingga berpengaruh pada penerbangan Lion Air menuju Bandara
Hang nadim Batam.”
“artinya terdapat
keterlabatan sekitar 2 atau 3 menit, kemudian kita perbaiki pada kloter
berikunya, alahamdulillah sudah tepat waktu. oleh karena itu secara umum apa
yang kita lakukan di EHA sudah kita lakukan dengan baik dan lancar”
Selain itu juga pada
bidang kesehatan tidak terdapat jamaah haji yang dirawat di Klinik Embarkasi,
kemungkinan karena berumur 65 kebawah dan kemungkinan posisi jamaah dalam
kondisi sangat sehat sehinga tidak ada yang dirawat di klinik.
“Hingga saat ini
jamaah kita yang sudah berada di Arab Saudi berada dalam keadaan baik, kecuali
beberapa orang yang dirawat di RS Arab Saudi. Namun berdasarkan informasi dari
petugas alhmadulillah sudah ada yang kembali ke penginapannya”.
Terkait jamaah haji
yang gagal berangkat, Mahyudin menjelaskan bahwa jamaah yang gagal berangkat
tersbeut sebelum memasuki Embarkasi Haji Antara Riau.
“seperti 4 orang
jamaah pekanbaru yang sakit tidak bisa masuk ke EHA dan akhirnya tidak
berangkat, juga jamaah dari Rohil yang suaminya sakit yang didampingi oleh
Istrinya juga tidak bias berangkat, kemudian jamaah yang berasal dari Kota
Dumai, sbelum memasuki EHA sudah meninggal Dunia, jadi terdapat 7 orang jamaah
yang gagal berangkat dan semuanya jamaah haji yang tidak masuk asrama”.
Sementara itu dalam
memberikan pemahaman kepada para jamaah, Mahyudin mengatakan bahwa dalam
perjalanannya melakukan manasik haji di Kabupaten/Kota Se Riau beliau berpesan
peran dari pada ketua rombongan dan ketua regu sangat vital, sehingga diharapkan
ketua regu dan ketua rombongan dapat etrus memberikan informasi terbaik kepada
jamaah seperti selalu menjaga kebugaran yang bekerja sama dengan kesehatan dan
juga jamaah dianjurkan untuk memakan makanan yag bergizi menjelang
keberangkatan.
Untuk menjalankan
Pelayanan terbaiknya untuk jamaah haji, PPIH EHA Riau membangun kerjasama untuk
mensukseskan penyelenggaraan Pemberangkatan Jamaah Haji Prov. Riau menuju tanah
suci Arab Saudi.
“kita bangun
kebersamaan diantara PPIH yang ada di EHA, jika terdapat kelemahan atau
permasalahan kita selalu lakukan evaluasi. Selaku wakil ketua I PPIH EHA saya
Full berada di EHA untuk memonitor pelaksanaan Pemberangkatan dan mengetahui
titik – titk kelemahan untuk kita perbaiki”.