Pekanbaru (Inmas). Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 di tengah masa pandemi Covid-19 dan sehubungan Hari Raya Idulfitri 1443 H dan cuti bersama tahun 2022, maka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tekhnologi menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 pada tanggal 13 Mei 2022 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Dilansir situs resmi Kemdikbud, sejarah singkat Hardiknas tak bisa dilepaskan dari sosok dan perjuangan pahlawan Ki Hajar Dewantara. Pahlawan Nasional dengan nama asli R.M. Suwardi Suryaningrat lahir dari keluarga Ningrat di Yogyakarta pada 2 Mei 1889. Dia dikenal berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah di masa Hindia Belanda. Saat itu, hanya anak-anak kelahiran Belanda ataupun orang kaya yang diperbolehkan sekolah.
Ki Hajar Dewantara kerap mengkritik kebijakan tersebut hingga ia diasingkan ke Belanda bersama dua tokoh lainnya, yaitu Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangoenkoesoemo. Ketiga tokoh ini kemudian dikenal sebagai "Tiga Serangkai". Setelah kembali ke Indonesia, ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa. Ada tiga semboyan yang melekat erat dengan dunia pendidikan yang diciptakannya, yaitu:
1. Ing ngarso sung tulodo: di depan memberi teladan
2. Ing madyo mangun karso: di tengah memberi bimbingan
3. Tut wuri handayani: di belakang memberi dorongan.
Perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam bidang pendidikan membuatnya mendapat julukan bapak pendidikan Indonesia.
Dengan kita mengetahui betapa berat dan besarnya perjuangan Ki Hajar Dewantara bersama pahlawan lainnya, maka untuk itu mari kita semua seluruh warga Negara Indonesia untuk meneruskan estafet perjuangan beliau demi Negara Indonesia lebih baik, maju dan diakui dunia.
Tahun ini Kemdikbud mengangkat tema khusus pada Hardiknas 2022, yaitu "Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar".
Bagi siswa-siswi pelajar, teruslah semangat dalam memperkaya khasanah ilmu, jangan lengah dan pasrah ditengah wabah melanda, tingkatkan segala kemampuan untuk meraih kesuksesan dan selalu berdoa kepada Allah SWT agar Negara yang kita cintai ini terlepas dari segala wabah, begitu juga dengan seluruh lapisan masyarakat, yang bekerja sebagai guru, baik di Pemerintahan, Swasta dan sebagainya, mari kita lanjutkan semangat perjuangan, pengorbanan Ki Hajar Dewantara dan Pahlawan Nasional Lainnya untuk terus membangun dan memelihara keutuhan Negara yang kita cintai ini dengan terus berkarya dan melestarikan budaya Bangsa Indonesia.
Ungkapan Ki Hajar Dewantara yang harus kita pedomani,
@Dengan adanya budi pekerti, tiap-tiap manusia berdiri sebagai manusia merdeka (berpribadi), yang dapat memerintah atau menguasai diri sendiri. Inilah manusia beradab dan itulah maksud dan tujuan pendidikan dalam garis besarnya.
@Pendidikan dan pengajaran di dalam Republik Indonesia harus berdasarkan kebudayaan dan kemasyarakatan bangsa Indonesia, menuju ke arah kebahagiaan batin serta keselamatan hidup lahir.
Semoga perjuangan Ki Hajar Dewantara dan Pahlawan Nasional Lainnya dapat menjadi pelita bagi kita semua, mengarahkan dan mempertahankan budaya kita, terus maju bangsa Indonesia kedepannya.
Lampiran,
_https://www.kemendikbud.go.id
Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022
_https://www.detik.com
Sejarah Hardiknas 2 Mei dan makna penting pendidikan.