0 menit baca 0 %

New Normal, Kakan Kemenag Rapat Bersama MI Dan Ponpes

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam gelar Rapat Kerja bersama Kepala Madrasah dan Pimpinan Ponpes dilingkungan Kemenag Kota Dumai, adapun agenda rapat tersebut dalam rangka proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) menghadapi penerapan New Normal atau Tata...

Dumai (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kota Dumai melalui Seksi Pendidikan Islam gelar Rapat Kerja bersama Kepala Madrasah dan Pimpinan Ponpes dilingkungan Kemenag Kota Dumai, adapun agenda rapat tersebut dalam rangka proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) menghadapi penerapan New Normal atau Tatatan Hidup Baru di Madrasah dan Pondok Pesantren. Kegiatan dibuka oleh Kasi Pendis Kankemenag Dumai Drs. Sarifuddin dan dipimpin Kakan Kemenag Dumai Drs. H. Syafwan serta didampingi Ketua Pokjawas Kankemenag Dumai Drs. H. Ismail Abbas, MA, serta dua orang staf Pendis Kankemenag Dumai H. Syahruddin dan Nurasiah Fitriana Pohan, S.Ag. Dihadiri Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-Kota Dumai dan Pimpinan Pondok Pesantren se-Kota Dumai, bertempat di Aula Kankemenag Dumai. Peserta rapat wajib memperhatikan protokol kesehatan dan memakai masker, Rabu (10/06/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Hal senada disampaikan Kakan Kemenag Dumai, pada rapat kedua ini bersama Madrasah dan Pondok Pesantren, akan kesiapan fasilitas-fasilitas Madrasah dan Ponpes secara sehat, lingkungan yang sehat serta sarana belajar sesuai dengan protokol kesehatan, terangnya.

“Seperti persiapan sarana kran air mengalir untuk cuci tangan, hand sanitizer  serta fasilitas masker bagi siswa-siswi dan guru serta kesiapan mental para guru untuk memberikan pelajaran anak-anak didik yang baru dalam situasi New Normal Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, dia juga akan memastikan untuk kesiapan kepadatan siswa-siswi, karena pihaknya akan mengatur terkait tempat duduk, sarana dan prasarana sesuai dengan protokol kesehatan. Mengingat ini penting, untuk menjaga jarak antara siswa-siswi serta dewan guru.

“Begitu juga dengan kehidupan asrama di Pondok Pesantren, juga harus sesuai dengan protokol kesehatan salah satu dengan menjaga jarak, menggunakan masker baik antara pengasuh asrama maupun anak-anak santri yang ada di asrama sendiri. Sehingga kita dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19,” tegas H. Syafwan.

Namun demikian, H. Syafwan belum bisa memastikan kapan jadwal KBM akan mulai diberlakukan. Mengingat pihaknya masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Hanya saja, pihaknya meminta kepada seluruh Madrasah dan Pondok Pesantren agar dapat mempersiapkan secara maksimal, terutama dalam menghadapi suasana persiapan penerimaan siswa-siswi baru, dimasa menuju New Normal. (Arief)