Taaj Ward Hotel,
Madinah,
Lakukan
pemantapan ibadah selama di Madinah, PPIH Kloter 11 Gana Radgana selaku Ketua
Kloter melalui Iswadi M.Yazid Pembimbing Ibadah Kloter 11 BTH mengingatkan
Setiap jamaah haji memiliki
kondisi fisik yang berbeda, apalagi jamaah haji lanjut
usia. Kondisi ini yang patut menjadi perhatian jamaah haji selama di Madinah.
Selama di Madinah, jamaah haji memiliki agenda berupa sholat Arbain di Masjid
Nabawi, ibadah di Raudhah, dan ziarah ke sejumlah lokasi bersejarah di Madinah.
"Ibadah
bagi para lansia tidak bisa dipaksakan, karena kondisi fisiknya berbeda-beda,"
ungkap Iswadi
Lebih lanjut ia
menjelaskan, di Madinah ada sejumlah
ibadah. Misalnya, kegiatan ziarah maqbarah Rasulullah SAW, ziarah ke makam
Baqi, ibadah arbain yakni shalat 40 waktu berjamaah di masjid Nabawi, ziarah ke
masjid Quba, masjid Qiblatain dan masjid Khandaq. Lalu, ada ziarah ke jabal
Uhud. Rangkaian di Madinah diakhiri dengan melakukan niat dan ihram di Bir Ali.
"Semua itu
harus menyesuaikan kemampuan masing-masing. Karena lansia ada yang mandiri ada
yang tidak, maka sesuaikan kondisi, jangan memaksakan," tambah Pembimbing
Ibadah Iswadi M.Yazid
Dia mengingatkan
jamaah wajib menjaga kesehatan. Juga, selalu memakai atau membawa sandal, jika
akan lama di masjid disarankan membawa makanan dan minuman.
"Jalankan sesuai kemampuan, kalau memang nggak mampu jangan
dipaksakan. Karena dalam setiap menjalankan ibadah, jamaah memiliki kapasitas
kemampuan individu masing-masing dan berbeda," tuturnya.