Rokan Hilir (Inmas) – Pada era globalisasi saat ini teknologi berkembang dengan pesat salah satunya adalah kehadiran gadget pada masyarakat. Gadget merupakan suatu istilah yaitu perangkat elektronik kecil yang mempunyai fungsi salah satunya adalah membantu pekerjaan manusia.
Gadget memiliki dampak positif salah satunya adalah membantu manusia untuk berkomunikasi bahkan untuk pekerjaan, namun gadget juga memiliki dampak negatif salah satunya jika tidak digunakan dengan bijak pada anak.
Menurut survei yang dilakukan oleh KPAI pada tahun 2020, sebanyak 71,3% anak-anak telah memiliki gadget sendiri. Riset yang dilakukan oleh Yayasan Kita dan Buah Hati juga mengatakan bahwa rata-rata pemakaian gadget yaitu selama 9 jam.
"Pemakaian gadget yang kurang bijak dapat menimbulkan dampak-dampak yang merugikan," jelas Junaidi.
Junaidi juga mengatakan bahwa bahaya yang ditimbulkan sangat beragam seperti mempengaruhi kesehatan mata, menghambat tumbuh kembang anak, memicu perilaku agresif, dan ketergantungan.
Untuk itulah, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec. Bangko,Junaidi Dasrul melakukan sosialisasi dan edukasi kepada Remaja Pelajar di lingkungan Kepenghuluan Parit Aman mengenai bahaya dan upaya pencegahan kecanduan gadget pada Remaja.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, (24/8/2022) di Gedung Pertemuan Parit Aman. Kegiatan sosialisasi diawali dengan pengenalan tentang gadget dan dampak-dampak yang ditimbulkan sebagai akibat kecanduan gadget lalu diakhiri dengan penyampaian materi upaya pencegahan kecanduan gadget.
"Informasi yang diberikan pada kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap remaja agar terjauh dari dampak buruk gadget, " ujar Junaidi. (AjdSyaheed)