Kuansing ( inmas ) PAH Gunung Toar isi tausiyah pada kegiatan PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kecamatan Gunung Toar. 03 Muharram 1442 H/22 Agustus 2020 M
Salah satu agenda PWRI Gunung Toar yakni pertemuan bulanan yang bertempat di rumah anggota secara bergiliran. Dalam pertemuan bulanan itu dilakukan berbagai kegiatan di antaranya tausiyah, menjenguk yang sakit, takziah, dan agenda skala jangka panjang lainya.
Kegiatan yang sempat tertunda selama 5 bulan karna suasana Covid-19, kini mulai diaktifkan kembali. Kegiatan diisi dengan ceramah oleh Miki Sanjaya, M.Pd Penyuluh Agama Islam Gunung Toar.
"Ini merupakan pertemuan perdana sejak ditunda karna masa Covid-19, bertepatan pula dengan suasana tahun baru 1442 Hijriyah. Jadi kita manfaatkan kesempatan ini untuk menguatkan iman dan ukhuwah serta disiplin organisasi, dan kita isi dengan ceramah untuk bekal menghadapi hidup, di dunia dan akhirat kelak," ungkap Pak Zainal Abidin selaku Ketua PWRI Gunung Toar.
Dalam ceramahnya, Miki Sanjaya menyampaikan tentang indahnya kehidupan seorang mukmin. Bahwa dengan nikmat Iman yang Allah berikan merupakan modal utama untuk mendapatkan ketenangan. Sebab dengan iman, berarti seorang mukmin tidak gelisah dengan rezekinya, tidak gelisah dengan penilaian orang, tidak sibuk mengurusi kekayaan dan nikmat yang Allah berikan pada orang lain.
"Maka dengan berkurangnya hal-hal yang membuat kita gelisah, berarti semakin besar potensi untuk hidup tenang dan bahagia. Terlebih, perjalanan dan pengalaman hidup yang kita lalui, sesungguhnya sudah cukup untuk membantu dan mengantarkan pada kebijaksanaan, kekuatan mental, dan sikap dewasa. Sehingga mampu menyikapi persoalan yang ada dengan mudah dan tidak berlebihan," terang Miki Sanjaya dalam ceramahnya. ( MS )