0 menit baca 0 %

PAI AHLI PERTAMA KUA KEC SEI LALA (ASPANDRA, S.SOS) PELAYANAN SUSCATIN SEBAGAI UPAYA UNTUK WUJUDKAN KELUARGA SAKINAH

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Rendahnya pemahaman suami-istri akan sebuah lembaga perkawinan/rumah tangga atau semakin diperparah dengan lemahnya kesiapan mental khususnya bagi pengantin baru, mengakibatkan keputusan bercerai menjadi jalan pintas dari penyelesaian persoalan rumah tangganya.Untuk itu, seb...

Indragiri Hulu, (Inmas). Rendahnya pemahaman suami-istri akan sebuah lembaga perkawinan/rumah tangga atau semakin diperparah dengan lemahnya kesiapan mental khususnya bagi pengantin baru, mengakibatkan keputusan bercerai menjadi jalan pintas dari penyelesaian persoalan rumah tangganya.
Untuk itu, sebelum pelaksanaan akad nikah calon pengantin sudah memiliki kematangan mental maupun pengetahuan tentang liku-liku dalam rumah tangga.
Menindaklanjuti hal tersebut, sebelum pelaksanaan pelayanan pencatatan akad nikah, Kantor Urusan Agama Kecamatan terlebih dahulu memberikan bekal pengetahuan rumah tangga melalui suscatin (kursus calon pengantin).
Suscatin adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam waktu singkat kepada catin (calon pengantin).
Dalam pelaksanaannya, KUA Kecamatan tidak hanya menunjuk Penghulu sebagai narasumber, melainkan melibatkan tenaga Penyuluh Agama Islam untuk melaksanakan kegiatan pra-nikah tersebut.
Materi suscatin bervariasi antara lain, tes mengaji; pelajaran thaharah; pengajaran shalat dan lain sebagainya.
Kamis 9 Juni 2022, Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Sei Lala atas nama Aspandra, S. Sos melaksanakan pelayanan suscatin terhadap satu pasang calon pengantin atas nama Fefriandi dengan Mega Herlinda.
Bahwa menikah membutuhkan kesiapan mental karena nantinya calon pengantin akan dihadapi oleh karakter berbeda, harus bisa saling memahami satu sama lain dan perlunya menjalani komunikasi yang baik antara pasangan, mertua dan keluarga agar terhindar dari kesalahpahaman.
Semoga pelayanan suscatin tersebut dapat menjadi bahagian dalam upaya mewujudkan impian mereka untuk menjadi keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah, ujar Aspandra.(tulang)