0 menit baca 0 %

PAI Bangko, Integrasikan Program Moderasi Beragama Kepada Siswa

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)  Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec.BangkoJunaidi Dasrul,S.AP,  mengintegrasikan program moderasi beragama untuk meningkatkan karakter siswa pada kegiatan sekolah. Implementasinya dengan menyelenggarakan kegiatan penguatan pendidikan karakter dan moderasi beragama bagi siswa SMPN...

Rokan Hilir (Inmas)  – Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec.BangkoJunaidi Dasrul,S.AP,  mengintegrasikan program moderasi beragama untuk meningkatkan karakter siswa pada kegiatan sekolah. Implementasinya dengan menyelenggarakan kegiatan penguatan pendidikan karakter dan moderasi beragama bagi siswa SMPN 1 Bangko, Rabu (2/11/2022).

Dalam pemaparan materinya Junaidi menjelaskan bahwa agama dan negara sama-sama saling membutuhkan. Relasi keduanya adalah simbiosis mutualisme. Agama memerlukan wadah bangsa, kehidupan kebangsaan memerlukan nilai-nilai agama sebagai panduan, acuan di tengah kehidupan yang beragama. 

“Pelajar hendaknya menjadi garda terdepan dalam menyemai gagasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai keragaman, membawa pesan damai agama dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan," ungkap Junaidi.

Lebih lanjut Junaidi mengatakan  Moderasi beragama menjadi arus utama yang harus dipedomani oleh para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. 

"Setiap pelajar harus mampu memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mengenai toleransi, kerukunan dan persaman hak dalam berkeyakinan,” imbuhnya.

Ketika menjelaskan lebih detail kepada Inmas, Junaidi menyampaikan bahwa Moderasi beragama bertujuan untuk melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa. Dimata dunia, Indonesia adalah bangsa yang religius. Tidak ada satupun suku bangsa di Indonesia yang tidak menjunjung tinggi nilai agama.

Dikatakan Junaidi, diharapkan dengan dilangsungkannya kegiatan ini para siswa SMPN 1 Bangko menjadi pribadi-pribadi yang mencerminkan pelajar yang berperilaku moderat dalam beragama, dan bisa menularkan baik kepada sesama siswa dilingkungan sekolahnya maupun dilingkungan tempat tinggalnya. (AjdSyaheed)