0 menit baca 0 %

PAI Bangko Terus Giatkan Materi Moderasi Beragama

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Junaidi Dasrul,S.AP, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec.Bangko terus mengupayakan materi-materi yang terkait dengan  moderasi beragama, seperti yang Junaidi lakukan pada Kajian Majelis Ta'lim Simpang Becek Ujung Tanjung, Ahad (. 30/10/2022).Junaidi mengatakan bahwa agama dan neg...

Rokan Hilir (Inmas) - Junaidi Dasrul,S.AP, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec.Bangko terus mengupayakan materi-materi yang terkait dengan  moderasi beragama, seperti yang Junaidi lakukan pada Kajian Majelis Ta'lim Simpang Becek Ujung Tanjung, Ahad (. 30/10/2022).

Junaidi mengatakan bahwa agama dan negara sama-sama saling membutuhkan. Relasi keduanya adalah simbiosis mutualisme. Agama memerlukan wadah bangsa, kehidupan kebangsaan memerlukan nilai-nilai agama sebagai panduan, acuan di tengah kehidupan yang beragam.

“Karena bagaimanapun juga masyarakat yang ada dalam negara perlu diimbangi dengan nilai-nilai agama, menjaga moderasi beragama, pada hakikatnya juga menjaga Indonesia," tegas Junaidi.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan bahwa program-program terkait moderasi beragama, adalah upaya agar sikap beragama seluruh masyarakat di tanah air tetap berada pada jalurnya yang tidak berlebihan.

Saat ini, Junaidi menambahkan, terdapat kecenderungan sebagian orang terjebak pada pengamalan agama yang berlebihan. Dengan mengatasnamakan agama, katanya, sebagian orang menebarkan cacimaki, amarah, fitnah, berita bohong, memecahbelah, bahkan menghilangkan eksistensi kelompok berbeda.

"Untuk itu, dengan pemahaman moderasi beragama dapat hidup rukun tanpa saling berpecah belah antar satu dengan lainnya ," jelas Junaidi.

Dalam kesempatan itu juga, Junaidi menekankan bahwa perang melawan hoax harus dilakukan semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Pemerintah melalui Kementerian Agama, katanya, terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan keagamaan dan kebangsaan yang sehat demi keutuhan NKRI. (AjdSyaheed)