0 menit baca 0 %

PAI Kec. Pekaitan Berikan Penyuluhan Kepada Ibu-Ibu Kepenghuluan Pedamaran

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas). Sebagai salah satu tugas pokok seorang Penyuluh Agama Islam (PAI) dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan agama kepada masyarakat. Zamzir, S.H.I dan Sunardi, S.Sos.I selaku PAI di Kec. Pekaitan berikan penyuluhan kepada Ibu - Ibu di Kepenghuluan Pedamaran Kec.

Rokan Hilir (Inmas). Sebagai salah satu tugas pokok seorang Penyuluh Agama Islam (PAI) dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan agama kepada masyarakat. Zamzir, S.H.I dan Sunardi, S.Sos.I selaku PAI di Kec. Pekaitan berikan penyuluhan kepada Ibu - Ibu di Kepenghuluan Pedamaran Kec. Pekaitan, Kamis. (30/11/2023).

Penyuluhan ini bertempat di rumah salah seorang warga dengan jumlah jamaah lebih kurang 50 orang, dengan mengangkat tema : Tolong Menolong Dalam Kehidupan Bermasyarakat.

Zamzir mengatakan dalam Agama Islam mengajarkan hidup rukun, damai dan saling tolong menolong ditengah tengah masyarakat baik antara muslim maupun non muslim. Kehidupan yang rukun ini, akan membawa pada persatuan, keharmonisan, cinta damai dan penuh keindahan.

"Sebagai sesama makhluk ciptaan tuhan, marilah kita tolong menolong dalam hal apapun, kapanpun dan kepada siapapun, jangan bedakan antara agama, suku dan lainnya. merasakan apa yg orang lain rasakan, disaat kaum kerabat kita, tetangga kita merasa kesusahan, atau butuh pertolongan, kita harus bertanggung jawab untuk membantunya" ucap Zamzir.

Pada kesempatan ini Zamzir juga mengingatkan untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, dengan selalu memperbaiki diri, mengerjakan seluruh perintahNYA dan menjauhi laranganNYA.

Dilanjutkan Sunardi, mengajak agar semua masyarakat hidup dengan rukun, damai, saling membantu dan menyerukan untuk menjauhi sifat dengki, iri dan fitnah.

"Ibuk - ibuk yang baik hati, dunia ini hanya sebentar, marilah kita perbanyak kebajikan dengan cara tolong menolong,  manfaatnya banyak diantaranya mempercepat selesainya pekerjaan, mempererat persaudaraan, yang berat menjadi ringan sehingga akan tercipta kerukunan di tengah - tengah kehidupan bermasyarakat. Janganlah kita mempunyai hati yang kotor, jauhi sifat iri, dengki, fitnah karena itu penyakit yang akan menyebabkan kehidupan kita tidak tenang dan akan membahayakan kehidupan bermasyarakat" ucap Sunardi.

Seluruh jamah mengikuti kegiatan ini dengan tertib dan khidmat hingga penyuluhan selesai, penyuluhan ini berjalan lebih kurang 2 jam. (Humas)