0 menit baca 0 %

PAI Kecamatan GAS mengikuti Kegiatan penyuluhan polio

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) - Seorang penyuluh agama Islam Kecamata Gaung Anak Serka (GAS), Ahmadi, mengikuti kegiatan penyuluhan polio yang diadakan di Kantor Kecamatan GAS, Senin (06/03). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi penyebaran penyakit polio di In...

Tembilahan (Inmas) - Seorang penyuluh agama Islam Kecamata Gaung Anak Serka (GAS), Ahmadi, mengikuti kegiatan penyuluhan polio yang diadakan di Kantor Kecamatan GAS, Senin (06/03). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi penyebaran penyakit polio di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh masyarakat setempat dan petugas kesehatan dari Puskesmas terdekat. Dalam sambutannya, Kepala Puskesmas setempat menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit polio yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Ia mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan mengikuti program imunisasi dan pola hidup sehat.

Selanjutnya, Ahmadi memberikan penyuluhan tentang polio dari sudut pandang agama Islam. Ia menyampaikan bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian dari tugas seorang muslim dalam menjalankan ajaran agama. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut dan ragu dalam mengikuti program imunisasi yang disediakan oleh pemerintah. Acara penyuluhan polio diakhiri dengan sesi tanya jawab antara Ahmadi dan peserta. Beberapa peserta mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap efek samping dari program imunisasi. Ahmadi dengan bijak menjelaskan bahwa program imunisasi yang disediakan oleh pemerintah telah melalui berbagai tahapan uji coba dan pengawasan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Kegiatan penyuluhan polio ini memberikan kesan positif bagi peserta yang hadir. Mereka merasa lebih mengerti tentang pentingnya menjaga kesehatan dan mengikuti program imunisasi yang disediakan oleh pemerintah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mengikuti program imunisasi untuk mencegah penyebaran penyakit polio dan penyakit menular lainnya. *** (Utar/Hd)