Kuansing ( inmas ) Hari ini Senin 24 Oktober 2022 Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan singingi Nurhayat, S.Pd.I diutus oleh camat Singingi untuk mengikuti kegiatan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak di wisma hasanah teluk kuantan. Kegiatan ini di taja oleh pemerintah kabupaten kuantan singingi bekerja sama dengan lembaga perlindungan perempuan dan anak Kabupaten Kuantan Singingi.
Dalam kegiatan ini setiap kecamatan mengutus tiga orang peserta. Yaitu dari tokoh agama, ibu PKK, dan tokoh perempuan. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari dan peserta juga disediakan tempat penginapan di wisma hanasah tersebut.
Kegiatan ini dilatarbelakangi dengan sudah banyaknya kasus kekerasan dirumah tangga, di masyarakat, bahkan juga ada kasus-kasus pelecehan yang terjadi ada anak-anak. Oleh karena itu pemerintah memandang kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan. Karena kita lebih baik mencari proses pencegahan dari pada proses penindakan. Dalam kasus ini semua unsur masyarakat harus terlibat semuanya. Baik itu kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat pada umumnya. Karena kasus kekerasan dan perlindungan anak itu bukanlah kasus yang main-main.
Kalau hal ini kita biarkan maka mental anak dan para perempuan kedepannya menjadi hancur. Maka kita harus berperan aktif semuanya dalam menyelamatkan nasib masyarakat kita ini. Jika ada mendengar atau melihat adanya tindakan kekerasan atau pelecehan maka kita jangan hanya diam dan menonton saja. Laporkan kepada pihak yang berwewenang di tempat terdekat saudara semuanya, ujar Kadis perlindungan perempuan dan anak. ( Nh )