Bantan (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam Kec. Bantan Ustadzah Mardiana ikut menjadi pemateri pada Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan III yang diselenggarakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Bantan pada hari Kamis, 17 /04/2025 di ruang Balai Nikah KUA Kec. Bantan.
Bimwin mandiri angkatan III diikuti oleh 9 pasang calon pengantin (Catin) yang berasal dari desa-desa yang berada di Kecamatan Bantan. Sebelumnya Bimwin angakatan III dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kec. Bantan H. Nasuha.
Menghadirkan ustdazah Mardiana selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan, ikut menjadi narasumber utama dalam penyampaian materi “Kesehatan Reproduksi dan Tantangan Pernikahan Dalam Islam” di hadapan calon pengantin.
Ustdazah Mardiana menjelaskan “Bahwa menjaga kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam kehidupan berumah tangga. Islam mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, termasuk dalam aspek reproduksi. Pemahaman yang baik tentang kesehatan reproduksi dapat membantu pasangan dalam merencanakan kehidupan rumah tangga yang sehat dan berkualitas”.
Selain itu, Ustadzah Mardiana juga membahas berbagai tantangan dalam pernikahan, seperti perbedaan karakter, konflik rumah tangga, ekonomi, serta cara menghadapi perbedaan pendapat antara suami dan istri.
“Setiap pernikahan pasti memiliki tantangannya sendiri. Kunci utama ,dalam menghadapinya adalah komunikasikan dengan baik, saling memahami, dan berpegang teguh pada ajaran Islam dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” jelas Mardiana.
Para peserta bimbingan tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga.
Semoga para calon pengantin dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam menghadapi tantangan pernikahan, sehingga mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan Rahmah (Samawa).
Melalui
kegiatan bimbingan perkawinan (Bimwin) Pranikah angkatan III ini dapat menambah
ilmu pengetahuan dan menjadi bekal bagi calon pengantin dalam membangun rumah
tangga yang harmonis dan berkualitas.