0 menit baca 0 %

PAI NON PNS KEC LUBUK BATU JAYA (M. SOLIHIN, M.Pd) ISI SANTAPAN ROHANI MALAM RAMADHAN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk menambah pengetahuan/wawasan tentang agama Islam sekaligus upaya peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui kegiatan malam Ramadhan, maka pengurus Masjid,  Mushalla maupun Surau melaksanakan kegiatan Santapan Rohani Ramadhan sebelum...

Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk menambah pengetahuan/wawasan tentang agama Islam sekaligus upaya peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui kegiatan malam Ramadhan, maka pengurus Masjid,  Mushalla maupun Surau melaksanakan kegiatan Santapan Rohani Ramadhan sebelum pelaksanaan Shalat Tarawih dan Witir berjamaah.
Selasa 12 April 2022/10 Ramadhan 1443 H, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Lubuk Batu Jaya atas nama Muhamad Solihin, M.Pd (urut dua dari sisi kanan) tausiyah santapan rohani ramadhan di Masjid Al- Muttaqin, Desa Candirejo Kecamatan Pasir Penyu dengan tema “Amanah Merupakan Modal Utama di Dalam Kehidupan Manusia”.
Amanah terhadap Allah SWT merupakan amanah untuk senantiasa taat pada perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangan-Nya. Contoh pelaksanaan amanah terhadap Allah SWT yaitu mendirikan shalat wajib lima waktu, berpuasa Ramadhan, menjalankan shalat sunnah, dan banyak lagi. Amanah ini perlu diniatkan untuk mencari ridho Allah dengan penuh kesadaran, sehingga memiliki nilai ibadah yang membawa kebaikan dunia dan akhirat.
Dalam urusan amanah di antara manusia, maka terjadi tanggung jawab yang dimiliki seseorang untuk menjaga hak-hak sesama manusia lainnya. Contoh sederhana, saat seseorang dititipi pesan atau barang untuk disampaikan ke orang lain, maka dia benar-benar menyampaikan titipan tersebut ke penerima yang berhak. Dan, amanah terhadap sesama manusia telah disampaikan Allah melalui firman-Nya: “Sesungguhnya Allah Swt. menyuruh kamu untuk menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya... ” (Q.S. An Nisa’: 58).
Amanah terhadap diri sendiri berupa janji diri untuk memelihara dan memakai segenap kemampuan dalam usaha menjaga kelangsungan hidup, serta meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan diri. Orang mesti mencintai dan bertanggung jawab pada dirinya sendiri, sehingga mampu membawanya pada kondisi senantiasa lebih baik. Perintah menjaga amanah untuk diri sendiri hadir dalam Al-Quran surah Al Mu'minun ayat 8. Allah berfirman: "Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,” (Q.S. Al Mu’minun: 8).
Demikian tausiyah santapan rohani ramadhan yang disampaikan M. Solihin.(tulang)