0 menit baca 0 %

PAI NON PNS M. SOLIHIN, M.Pd TAUSIYAH SANTAPAN ROHANI MALAM RAMADHAN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih dan witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya . Shalat tarawih dan witir juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, sep...

Indragiri Hulu, (Inmas). Menurut Imam Nawawi, shalat tarawih dan witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) pada bulan Ramadhan, dan waktunya adalah setelah shalat Isya’. Shalat tarawih dan witir juga dianjurkan untuk berjamaah di tempat-tempat yang ramai, seperti Masjid, Surau, maupun Mushalla, karena merupakan bagian dari syiar Islam yang harus ditampakkan.
Beberapa hikmah shalat tarawih diantaranya, shalat sunnah paling utama; diampuni dosannya yang telah lalu; shalat tarawih berjamaah seperti qiyamul lail semalam penuh; meningkatkan silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah; serta menyehatkan jasmani dan rohani.
Sebelum shalat tarawih dan witir, biasanya ada tausiyah yang disampaikan dengan ringkas dan padat atau yang lebih akrab dikenal dengan nama kultum (kuliah tujuh menit) dengan beragam tema yang dapat menambah pengetahuan/pemahaman tentang keagamaan Islam sekaligus untuk peningkatan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.
Selasa 4 April 2023/12 Ramadhan 1444 H, Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Muhamad Solihin, M.Pd (urut enam dari sisi kanan) sampaikan tausiyah/kultum santapan rohani malam ramadhan sebelum pelaksanaan shalat tarawih & witir di Surau Fatahuddin, Kelurahan Kembang Harum, Kec. Pasir Penyu, dengan tema “Mendidik Anak Yang Shaleh”.
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan" (QS. Al Kahfi: 46).
Kewajiban orangtua terhadap anak adalah mendidik mereka dengan baik yaitu dengan memberikan berbagai macam ilmu pengetahuan, terlebih khusus ilmu agama Islam.
Mereka bisa menjadi penolong bagi orang tuanya, mereka adalah kesenangan dan perhiasan hidup serta manfaat yang besar jika mereka terdidik secara baik ataupun anak yang shaleh-shalehah.
Anak adalah amanah dari Allah SWT yang sudah sepatutnya dijaga dan diberi hak-haknya sesuai dengan apa yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), dan orang tuanyalah yang membuatnya menjadi yahudi, nasrani, atau majusi.
Sejalan dengan hadist tersebut dalam Al-Qur’an surah At-Tahrim ayat 6 dijelaskan “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”. Orang tua dalam Islam dituntut untuk bersungguh-sungguh membina, memelihara dan mendidik anak-anaknya dengan baik. Tujuannya agar anak-anak tersebut selamat dunia akhirat, demikian rangkaian tausiyah yang disampaikan M. Solihin.(tulang)