0 menit baca 0 %

PAIF KUA Kec. Bantan Ikuti Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual PGSA STAIN Bengkalis

Ringkasan: Bantan (Inmas) - Eny Gustinawati, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Bantan, aktif mengikuti sosialisasi tentang pencegahan kekerasan seksual dengan tema "Kenali, Cegah, dan Laporkan" pada hari Selasa, 14 November 2023 yang ditaja oleh PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) STAIN Bengkalis di...

Bantan (Inmas) - Eny Gustinawati, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Bantan, aktif mengikuti sosialisasi tentang pencegahan kekerasan seksual dengan tema "Kenali, Cegah, dan Laporkan" pada hari Selasa, 14 November 2023 yang ditaja oleh PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) STAIN Bengkalis di Aula Gedung SBSN Lt. 3 STAIN Bengkalis.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan sejumlah nara sumber terkemuka, diantaranya Prof. Dr. H. Samsul Nizar, M.Ag (Ketua STAIN Bengkalis), AKBP Setyo Bimo Anggoro, SH, SIK, MH (Kapolres Bengkalis), Eji Marlina, S.Psi, M.Psi, Psikolog (Konselor LK3 Dinas Sosial), Fitrianita Eka Outri, S. Sos, M.Si (Kabid Pemenuhan dan Perlindungan Anak DPPPA Bengkalis), dan Mufaro'ah, M.Si (Ketua PSGA STAIN Bengkalis).

Sosialisasi ini fokus membahas Kekerasan Seksual dalam Perspektif Keislaman dan Budaya, Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Dampak Psikologis Korban Kekerasan Seksual, Data Kasus Kekerasan Seksual pada Anak di Kabupaten Bengkalis, dan Faktor Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual dalam Perspektif Gender.

Peserta kegiatan ini diikuti oleh utusan dari berbagai organisasi wanita di Bengkalis, termasuk PKK Bengkalis, kemudian siswa dan siswi dari SLPT dan SLTA di Bengkalis, serta guru BK di SLTP/SLTA dengan penuh antusias mendengarkan presentasi dari para ahli yang membahas isu yang sensitif ini.

Pada kesempatan sesi tanya jawab Eny Gustinawati mengajukan beberpa pertanyaan Pertama, Bagaimana pencegahan kekerasan seksual dapat di integrasikan ke dalam kurikulum kampus STAIN ? Kedua,  Bagaimana mendukung anak-anak agar merasa nyaman untuk melaporkan kekerasan seksual yang mereka alami ? dan Ketiga, Apa langkah-langkah konkrit agar Masyarakat dapat menghilangkan stigma terkait kekerasan seksual pada anak-anak ?

Acara yang bertempat di Aula Gedung SBSN Lt. 3 STAIN Bengkalis ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para pemuda dan pelajar, tentang pentingnya pencegahan kekerasan seksual serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak sosial dan psikologis yang ditimbulkan oleh kekerasan seksual.

Seluruh pengurus PSGA (Pusat Studi Gender dan Anak) STAIN Bengkalis juga turut serta aktif dalam penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai komitmen mereka tanggap terhadap isu-isu gender dan perlindungan anak di masyarakat.