Indragiri Hulu, (Inmas). Kurikulum Merdeka (KM) akan diimplementasikan secara keseluruhan pada satuan pendidikan pada 2024 mendatang.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam sebagai leading sector IKM telah melakukan serangkaian kegiatan, dukungan program, kebijakan, bantuan teknis, maupun penganggaran untuk mempercepat pelaksanaan KM di level madrasah.
Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag Republik Indonesia telah menginisiasi Implementasi Kurikulum Merdeka IKM Berbasis Komunitas (IKM-BK) Satuan Pendidikan di Madrasah, dimana melalui IKM-BK, diharapkan penerapan Kurikulum Merdeka dapat berhasil secara maksimal. Sebab, semua komponen yang ada di satuan pendidikan memahami alur IKM dengan baik.
Rabu 6 September 2023, MIN 1 Inhu melaksanakan kegiatan pelatihan IKM-BK dengan agenda Pembelajaran Berdeferensiasi di kelas 4 A, Guru Model Amanah, S.Pd, Mata Pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam & Sosial).
Kegiatan dihadiri/ditinjau langsung oleh Kepala MIN 1 Inhu Yeni Suryani Samaun, M.Pd bersama Pengawas Madrasah Kankemenag Kab. Inhu Dra. Hasanah.
Setiap peserta didik memiliki perbedaan dalam kemampuan, pengalaman, bakat, minat, dan gaya belajar.
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang memberikan keleluasaan dan mengakomodir kebutuhan peserta didik untuk dapat meningkatkan potensi yang dimilikinya sesuai dengan kemampuan masing- masing peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pembelajaran yang dikembangkan untuk merespon kebutuhan murid dalam belajar yang bisa berbeda-beda, meliputi kesiapan belajar, minat, potensi, atau gaya belajarnya, ujar Yeni Suryani Samaun.(tulang)