0 menit baca 0 %

Pelatihan Penyuluh Informasi Publik (PIP) Rekrutmen Tahun 2023

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) untuk merekrut penyuluh agama menjadi penyuluh informasi publik (PIP) guna menyebarluaskan informasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya di daerah terdepan, tertinggal, dan te...

Rokan Hilir (Inmas) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) untuk merekrut penyuluh agama menjadi penyuluh informasi publik (PIP) guna menyebarluaskan informasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

“PIP merupakan mitra strategis pemerintah untuk membantu melakukan kegiatan komunikasi publik melalui penyampaian informasi program dan kebijakan pemerintah, khususnya kepada masyarakat yang selama ini sulit terjangkau, yakni masyarakat yang berada di wilayah terdepan, terluar, tertinggal atau 3T dan daerah lain yang masih membutuhkan penyampaian informasi langsung atau tatap muka,” jelas Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kemenkominfo, Usman Kansong.

Dari 29 peserta yang hadir,2 orang diantaranya Penyuluh Agama Kristen Non PNS, Tentyi Sihombing dan Marlinda Nainggolan, mengikuti 

Pelatihan Penyuluh Informasi Publik (PIP) Rekrutmen Tahun 2023, bertempat di Ayola First Point Hotel Jl. H.R Soebrantas Panam Pekanbaru, mulai tanggal 13 - 18 Maret 2023.

Hal senada juga disampaikan Drs. Krisfijon, M.Pd (Kepala Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandar Pekanbaru) saat membuka acara tersebut.

Krisfijon berharap, PIP dalam menjalankan tugasnya dapat menyampaikan pesan program pemerintah dengan pendekatan berbeda. Terlebih berangkat dari kedekatan yang telah terbangun antara PIP dengan komunitas masing-masing tentu dapat membuat kegiatan penyampaian informasi dapat lebih diterima di hati masyarakat.

“Dengan pendekatan-pendekatan khas inilah harapannya informasi yang selama ini sulit sampai dan diterima oleh masyarakat dengan kondisi dan karakter tertentu dapat terpecahkan melalui peran besar Ibu/Bapak sekalian,” katanya. (BabangUst)