0 menit baca 0 %

Pelepasan Siswa Siswi MTS Bahrul Ulum Air Emas TA. 2021-2022

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) MTs Bahrul Ulum Air Emas melepas sebanyak 85 peserta didik Tahun Ajaran 2021-2022. Acara pelepasan berjalan dengan sangat meriah dengan tampilan seni musik islami hadroh, tari persembahan sembah cerano, penampilan seni silat, gurindam 12, English performance , musikalisasi puisi,...

Kuansing ( inmas ) MTs Bahrul Ulum Air Emas melepas sebanyak 85 peserta didik Tahun Ajaran 2021-2022. Acara pelepasan berjalan dengan sangat meriah dengan tampilan seni musik islami hadroh, tari persembahan sembah cerano, penampilan seni silat, gurindam 12, English performance , musikalisasi puisi, dan kreasi seni tradisional. Yang dilaksanakan di halaman MTs Bahrul Ulum. Pada Hari Selasa, 24 Mei 2022. Dimulai pukul 08.00 WIB.

Dalam acara Pelepasan Siswa Siswi kelas IX MTs Bahrul Ulum Air Emas, dihadiri Bapak Kemenag Drs. H. Jisman, MA. Bapak Camat/ yang mewakili, Bapak Babinkantibmas, Bapak Kepala Desa / yang mewakili, Bapak ketua BPD, Bapak Yayasan, Bapak Komite, Para Tokoh Masyarakat , dan Para Tamu Undangan serta Bapak Ibu Wali Murid.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum Air Emas Bapak Muhammad Daud, S.Pd.I menyampaikan dalam sambutannya, mewakili Dewan Guru MTs Bahrul Ulum beliau menyampaikan mohon maaf yang sebesar besarnya apabila dalam mendidik anak anak ada yang tersenggol , tercubit dll. Beliau juga menyampaikan bahwasannya anak zaman sekarang jauh berbeda dengan anak zaman 5 tahun lalu. Oleh karna itu, jangan bosan membimbing anak kita terkait dengan lanjutan pendidikan anak anak kita. 

Beliau juga berpesan kepada Bapak Ibu Wali Murid : "mari kita serius , sebagaimana kita serius mengurus ladang kita sehingga mereka mendapatkan bimbingan yang baik dimasa mendatang".

Sambutan bapak ketua yayasan Bapak KH. Mudzakir, Pertama kali dalam sambutannya beliau menyampaikan berita duka, bahwasannya Yayasan Bahrul Ulum Air Emas sedang berkabung karena pendiri Yayasan Bahrul Ulum pada malam Jum’at dipanggil oleh Allah SWT yaitu Bapak Almarhum Sudiyatmo. Dilanjut berdoa bersama yang ditujukan kepada bapak pendiri yayasan. 

Bapak ketua yayasan juga menyampaikan rasa syukurnya karena acara pelepasan dapat dilakukan diluar ruangan dengan meriah dan tanpa memakai masker. Mengingat 2 tahun belakangn ini acara tidak dapat dilakukan secara meriah hanya dapat dilakukan didalam ruangan karena adanya wabah covid-19.

Beliau juga menyampaikan bahwasannya MTs Bahrul Ulum berdiri pada Tahun 1994. Sekarang pelepasan yang ke-26 waktu yang cukup lama, dulu orang tuanya sekolah disini dan sekarang anaknya sekolah disini juga , orang tuanya lulusan sini anaknya sekarang juga lulusan sini. Itu berarti rumongso andarbeni merasa memiliki MTs Bahrul Ulum , sehinga para alumni dengan bangganya menyekolahkan anaknya ke sini demi kelancaran MTs Bahrul Ulum tetap jaya dan terus maju. 

Dan sekarang ini Alhamdulillah Yayasan Bahrul Ulum juga sudah mempunyai Bus Bintang Songo yang dapat memudahkan untuk kegiatan Madrasah , dan apabila bapak ibu ingin rekreasi dapat menyewanya. 

Harapan bapak ketua yayasan bahrul ulum kepada siswa siswi yang lulus tahun ini tahun 2022, kalau memang tidak melanjutkan diluar sana / di daerah yang jauh, kami dari Yayasan Bahrul Ulum menyediakan pendidikan lanjutan yaitu MA Bahrul Ulum yang bertempat di jalur 4 Desa Air Emas. 

Sambutan Bapak Kepala Kantor Kemenag kabupaten Kuantan Singingi Bapak Drs. H. Jisman, MA. Beliau merasa bahagia dapat turut hadir dalam acara Pelepasan Siswa Siswi kelas IX MTs Bahrul Ulum TA.2021-2022. Sebagaimana yang disampaikan Bapak Ketua Yayasan Bapak KH.Mudzakir karena korona acara pelepasan tidak dapat dilaksanakan secara meriah 2 tahun terakhir. 

Beliau juga menyampaikan bahwa Korona ibarat api unggun , api udah padam tinggal asap asapnya. 

Karena itu pula jamaah haji hanya diterima arab Saudi sebanyak 1 juta jiwa seluruh dunia yang biasanya kurang lebih 3 juta jiwa. Untuk kuantan singingi 112 orang dari rencana semula 288 orang. 

Semoga di tahun 2023 pemerintah arab Saudi akan menerima jamaah haji sesuai porsi haji 1/1000. 

Berbicara tentang pondok pesantren , pada jaman penjajahan ada sekolah untuk anak tertentu, untuk elit anak pejabat. Tetapi para ulama tidak mau kejadian itu terus berlangsung maka didirikan Pondok Pesantren di Jawa dan Sumatra untuk menampung anak anak yang tidak boleh sekolah di sekolahan Belanda maupun Jepang. Oleh karena itu, kita bersyukur tokoh tokoh muslim tidak hanya berjuang untuk kemerdekaan tetapi juga berjuang untuk pendidikan anak bangsa. 

Jadi, pondok pesantren tidak diragukan lagi kiprahnya bahkan sebelum Negara ini merdeka, sudah ada tokoh tokoh muslim seperti KH. Hasyim Asy’ari dll, yang mendirikan Pondok Pesantren.

Di riau Pondok Pesantren sangat didukung oleh masyarakat, di Kabupaten Kuantan Singingi pada Tahun 2017 ada 9 Pesantren dan sekarang Tahun 2022 ada 12 Pesantren. Dunia modern saat ini memerlukan kontrol atas kemajuan Pondok Pesantren . kemajuan teknologi saat ini kalau tidak dikontrol dengan agama perlahan orang akan terperosok ke kehidupan materi meninggalkan kehidupan rohani. Maka akan stress karena kehidupan materi. 

Sudah 29 tahun MTs Bahrul Ulum berdiri, saya yakin para alumni adalah orang yang mampu menjaga akhlaknya dimanapun berada. 

Beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada siswa siswi yang lulus, juga menyampaikan pesan kepada Bapak ibu Wali Murid: “ lanjutkan pendidikan anak anak kita ke jenjang yang lebih tinggi”. (NUR HAYATI, S.Pd.I)