0 menit baca 0 %

PEMBELAJARAN DEMOKRASI, MA SWASTA MIFTAHUL JANNAH GELAR PEMILU OSIS LAYAKNYA PILKADA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah suatu organisasi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus oleh guru pembimbing dan dikelola oleh peserta didik yang terpilih menjadi pengurus OSIS.

Indragiri Hulu, (Inmas). Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah suatu organisasi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus oleh guru pembimbing dan dikelola oleh peserta didik yang terpilih menjadi pengurus OSIS.
Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk dipilih maupun memilih calonnya untuk menjadi Ketua dan Wakil Ketua maupun Pengurus OSIS.
OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk Organisasi OSIS, yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.
Sabtu 3 September 2022, Kepala MA Swasta Miftahul Jannah Peranap Drs. Zulman, M.Pd.I secara resmi membuka Penyelenggaraan Pemilihan Umum Ketua OSIS Madrasah Aliyah Swasta Miftahul Jannah Periode 2022-2023, diikuti dua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua, terdiri dari paslon 1 M. Syafwan Addzikra dengan Della Munirah dan paslon 2 Selvi Novita Sari dengan Afdol Sabri. Hasil akhir dimenangkan oleh paslon 1 meraih 78 suara sah dan paslon 2 meraih 65 suara sah. Seluruh pemegang hak suara (143 suara) menggunakan hak suaranya, atau zero golput.
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan OSIS (KPO) layaknya pilkades/pilkada. Kegiatan diawali dengan penyampaian Visi dan Misi maupun Orasi setiap pasangan calon ketua dan wakil ketua.
Selanjutnya, seluruh pemegang hak suara memilih calon ketua/wakil ketua pada bilik suara dan setelah memberikan hak suara jari tangannya dibubuhi tinta sebagai tanda telah menggunakan hak suaranya dan memasukkan surat suara ke kotak suara, kemudian penghitungan surat suara disaksikan serta disahkan oleh masing-masing saksi paslon.
Seluruh rangkaian pemilu OSIS tersebut dilakukan guna memberikan wawasan maupun praktek secara langsung kepada peserta didik terkait dengan kehidupan berdemokrasi serta menggali potensi diri untuk menjadi pemimpin dikemudian hari, ujar H. Zulman.(tulang)