Riau - Dalam rangka mensukseskan dan mempersiapkan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode BNKP ke 61 yang akan diadakan di Pekanbaru Prov. Riau pada Tahun 2025, maka pada hari ini Minggu, 23 Juli 2023 bertempat di gereja BNKP Ressort 57 Pekanbaru, BPHMS BNKP yang berkantor pusat di Gunungsitoli Pulau Nias Sumatera Utara melantik Panitia Pelaksana Persidangan Majelis Sinode BNKP. Acara Pelantikan Panitia dirangkai dalam acara Ibadah Minggu dengan pengkotbah Ephorus BNKP Pdt. Otoriteit Dachi, S.Th, M.Si berlangsung dengan hikmat, penuh kegembiraan dan antusias umat yang sangat meriah.
Tampak hadir pada acara pelantikan BPHMS BNKP; Ephorus, Pdt Otoriteit Dachi, S.Th, M.Si, Sekum Pdt Ya'aman Zega, S.Th, M.Min, Bendum Pdt Fonaso Mendrofa STh, Ketua BPMS BNKP Pdt Oklisman Gulo, S.Th, M.Min,MM dan rombongan dari kantor pusat, Pdt Ressort 60 Pekanbaru, Pimpinan BNKP Ressort 57 Pekanbaru sebagai tuan rumah pelaksanaan acara pelantikan Pdt Maiseli Zendrato, S.Th.
Beberapa undangan hadir dalam acara; Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Riau, Ketua FKUB Prov. Riau yang didaulat memberi sambutan, PGI Wilayah Riau, Sesepuh dan Tokoh Masyarakat Nias, anggota DPRD, ketua peguyuban, para Pendeta, Guru Jemaat BNKP Ressort 57 dan Ressort 60 Pekanbaru serta undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Pembimas Kristen Armin Antoni Silaban, S.Th, M.IP. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sinode BNKP secara khusus Panitia yang telah mengundang Pembimas Kristen dan selanjutnya menyapa seluruh jemaat BNKP, para undangan dan umat yang hadir serta menyelamati panitia yang dilantik. "Selamat kepada panitia yang dilantik hari ini, maknailah tugas pekerjaan yang diamanahkan hari ini sebagai pelayanan kepada Tuhan. Mari bersinergi, bekerja bersama dan saling bersinergi untuk mempersiapkan pelaksaanaan sidang majelis sinode. Dan pada prinsipnya Bimas Kristen Kanwil Kemenag Riau mendukung penuh panitia dan kita bisa saling bersinergi dan membantu demi kesuksesan perhelatan secara nasional/ se Indonesia yaitu Sidang Majelis Sinode BNKP pada tahun 2025 yang akan datang" tandas AAS sapaan Pembimas Kristen.

Lebih lanjut, Pembimas menyampaikan beberapa pesan dan harapan Kakanwil Kemenag Riau kepada Sinode BNKP:
1. Sesuai dengan peran dan fungsi layanan Kanwil Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan intra dan antar umat beragama di Prov. Riau, oleh karena itu Pemerintah dan gereja harus saling bekerja sama. Maka saya mengajak Sinode BNKP untuk semakin meningkatkan hubungan atau kemitraan yang lebih baik lagi.
2. Gereja sebagai Mitra Kerja Bimas Kristen Kanwil Kemenag Riau diperlukan saling mendukung dan bahu membahu baik dalam menjaga kebersamaan intern umat maupun antar sesama umat beragama
3. Kita mengharapkan semua sinode secara khusus gereja BNKP yang ada di Prov. Riau ikut berperan aktif dan mendukung program Pemerintah dalam mensukseskan Tahun 2023 ini sebagai Tahun Kerukunan Umat Beragama. Karena itu Program Kementerian Agama yang sedang dgalakkan dan gaungkan saat ini adalah Moderasi Beragama. Kiranya Gereja atau Sinode BNKP menjadi bagian dari pelaksanaan Moderasi Beragama tersebut (dalam menjalankan agama tidak ekstrim/moderat). Mari sama sama tetap menjaga kerukunan umat, saling menghargai, saling mendoakan, menghindari adanya gesekan, percikan yang mengganggu kerukunan atau toleransi secara khusus di Provinsi Riau.
4. Kami juga menghimbau kepada Gereja di tahun tahun politik ini agar bisa saling bersinergi dalam menciptakan kehidupan umat yang nyaman dan tentram. Menyikapi suhu politik menuju pesta demokrasi pemilu tahun 2024. Gereja BNKP punya andil dalam menjaga ketertiban, ketentraman dan memelihara kerukunan demi keberlangungan hidup yang damai.
"Terbang Tinggi burung merpati,
Hinggap lama di pohon mahoni,
Kita rukun saling menghormati,
Niscaya hidup damai dan harmoni.
Provinsi Riau Tanah Melayu,
Bumi Lancang Kuning Kota Bertuah.
Umat rukun dan damai selalu,
Tuhan menyertai kita semua."
(aas/ana)