0 menit baca 0 %

Pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam Pada Tingkat SMP se-Kota Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Dalam rangka meningkatkan budi pekerti peserta didik yang merupakan kewajiban bagi guru PAI, apalagi di masa sekarang ini perkembangan globalisasi saat ini sangat rentan terhadap segala sesuatu yang menjauhkan siswa dari norma-norma keagamaa.

Pekanbaru (Inmas). Dalam rangka meningkatkan budi pekerti peserta didik yang merupakan kewajiban bagi guru PAI, apalagi di masa sekarang ini perkembangan globalisasi saat ini sangat rentan terhadap segala sesuatu yang menjauhkan siswa dari norma-norma keagamaa. Ini merupakan agenda yang sangat penting Seksi Pendididikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama Kota Pekanbaru untuk memberikan bimbingan, pembinaan dan pelayanan kepada guru-guru PAI di Kota Pekanbaru.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru pada hari selasa, 22 Agustus 2023 di ikuti guru Pendidikan Agama Islam pada tingkat SMP se-Kota Pekanbaru. Sebagai narasumber Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. Syahrul Mauludi, MA didampingi Kasi PAIS Drs. Marzai.

Dalam sambutannya Drs. Marzai selaku Kasi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru mengungkapkan pembinaan ini bertujuan meningkatkan kwalitas dan kuantitas guru Agama Islam dan budi pekerti pada sekolah agama dan umum hingga nantinya menjadi guru yang handal dapat berdaya saing dalam memberikan pendidikan kepada anak didik, mempunyai Iman dan Taqwa (Imtaq) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta berakhlakul  karimah.

Selanjutnya dalam pembinaannya, Ka.Kan.Kemenag Kota Pekanbaru Drs. H. Syahrul Mauludi, MA menjelaskan sebagai seorang guru teladan harus memiliki kepribadian yang dapat dijadikan profil dan idola seluruh kehidupannya adalah figur yang sempurna. Itulah kesan terhadap guru sebagai sosok yang ideal yang mampu mengabdikan diri berdasarkan panggilan jiwa, panggilan hati nurani.

Kemuliaan hati seorang guru tercermin dalam kehidupan sehari–hari, bukan hanya sekedar simbol atau semboyan yang terpampang. Dengan kata lain bahwa untuk menjadi pendidik atau guru, seseorang harus berpribadi, mendidik berarti mentrasfer nilai-nilai yang baik pada siswanya. Nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam tingkah laku sehari-hari, oleh karena itu pribadi guru itu sendiri merupakan perwujudan dan nilai-nilai yang akan di transfer, maka guru harus bisa mengfungsikan sebagai seorang pendidik ia bukan saja pembawa ilmu pengetahuan akan tetapi juga menjadi contoh, Guru PAI sangat berperan penting dalam meningkatkan budi pekerti anak didiknya.

==========================
By: Inmas Kemenag Pekanbaru<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_230822_224443_979.sdocx-->