0 menit baca 0 %

Pembinaan Kakan Kemenag Inhil Terhadap Penyuluh PNS dan Non PNS Kec. Tembilahan

Ringkasan: Tembilahan (Inmas)  Dalam upaya meningkatkan kinerja para Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir  melalui seksi Bimas Islam menggelar Pembinaan Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Tembilahan Kota, Jum at (17/11/2023).Kegiatan yang diikuti seba...

Tembilahan (Inmas) – Dalam upaya meningkatkan kinerja para Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir  melalui seksi Bimas Islam menggelar Pembinaan Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Tembilahan Kota, Jum’at (17/11/2023).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 11 orang penyuluh agama Islam ini, dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir H. Harun, S.Ag.,M.Pd. Adapun narasumber Kasi Bimas Kantor Kementrian Agama Kabupaten Indragiri Hilir H. Hairuddin, S.Ag.,M.Pd, dan KUA Kecamatan Tembilahan Kota H. Rasyidi, S.Ag,MA.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Indragiri Hilir H. Harun, S.Ag.,M.Pd  mengungkapkan, bahwa melalui pembinaan penyuluh agama ini dapat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para penyuluh, serta mampu mengedukasi masyarakat dalam mengeluarkan zakat dan wakaf.

Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam proses peningkatan kualitas keagamaan masyarakat, penyuluh agama merupakan sosok yang diberikan tugas dan tanggung jawab serta wewenang untuk melaksanakan bimbingan keagamaan dan penyuluhan pembangunan keagamaan.

“Untuk itu, penyuluh agama di Kabupaten Indragiri Hilir Khususnya di Kecamatan Tembilahan ini harus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang zakat dan wakaf, sebab di Kabupaten Indragiri Hilir sangat berpotensi pembangunan umat melalui zakat dan wakaf sebab mayoritas warga beragama Islam,” tandasnya.

Harun berharap, agar kegiatan yang berlangsung ini membawa dampak positif bagi peningkatan potensi kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) para penyuluh.

“Maka peran penyuluh agama penting  untuk mensosialisasikan dan meningkatkan pemahaman kepada masyakarat, yang dampaknya tidak lain untuk kesejahteraan umat sendiri,” kata Harun.  ***(Ria)