0 menit baca 0 %

Pembinaan Keagamaan pada Mualaf, Junaidi Dasrul : Kita Harus Bisa Memodifikasi Pola Berdakwah

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) Penyuluh Agama Islam harus mengambil peran untuk membina mualaf atau orang yang baru memeluk agama Islam. Pembinaan secara berkesinambungan itu penting agar mualaf memiliki pemahaman keagamaan yang baik dan benar. Begitu dikatakan Penyuluh Agama Islam Non PNS Junaidi Dasrul,S.AP...

Rokan Hilir (Inmas)– Penyuluh Agama Islam harus mengambil peran untuk membina mualaf atau orang yang baru memeluk agama Islam. Pembinaan secara berkesinambungan itu penting agar mualaf memiliki pemahaman keagamaan yang baik dan benar. 

Begitu dikatakan Penyuluh Agama Islam Non PNS Junaidi Dasrul,S.AP saat ditemui tim Inmas dalam kegiatan pembinaan keagamaan, Rabu (23/11/2022) bertempat di rumah singgah Muallaf Bagan Jawa Pesisir.

“Pentingnya dilakukan pendampingan kepada muallaf secara konsisten, dan Penyuluh Agama Islam harus berperan dalam melakukan pendampingan," ujarnya.

Menurut Junaidi yang sering dipanggil Babang Ustadz ini, sebagai Penyuluh agama Islam, ia harus bisa memodifikasi pola berdakwah sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini, termasuk dakwah kepada para muallaf.

“Intinya bagaimana kita memberikan perhatian bagi para mualaf dan bimbingan agama secara berkesinambungan guna memberikan rasa kepedulian bersama," ucap Junaidi.

Junaidi juga menambahkan bahwa tiga tugas pokok bagi Penyuluh Agama Islam adalah membimbing, menyuluh dan menyampaikan.

"Dengan menjalankan tiga tugas pokok tersebut, diharapkan sebagai Penyuluh kita bisa berkontribusi dalam memberikan motivasi, pendampingan, dan pemahaman agama yang benar pada mualaf," pungkasnya.

Kegiatan ini tambah Junaidi lagi adalah kegiatan rutin di bawah binaan Bidang Dakwah Pembinaan Umat dan Mualaf Dewan Masjid Indonesia Kab. Rokan Hilir.

"Kebetulan Saya Kabid nya, jadi bisa lebih fokus pendampingan dan pembinaannya," ucap Junaidi mengakhiri. (AjdSyaheed)