Rokan Hilir (Humas)- Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H. Sakolan dan KepalaSub Bagian (Kasubbag) Kepegawaian Kantor Wilayah Propinsi Riau Edi Tasman bersama rombongan menghadiri acara pembinaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam Kebiasaan Baru Covid-19 dan Netralitas dalam menyongsong pendidikan madrasah hebat madrasah bermartabat yang digelar di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Rohil, Bagan Sinembah, Rabu (2/9).
Selain keduanya, acara juga dihadiri Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bagan Sinembah H. Muhammad Hasanuddin, Pengawas Madrasah Amiruddin, Kepala MTsN 2 Rohil Hj. Sori Alam dan peserta pembinaan yang terdiri dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
Kasubbag Kepegawaian dalam arahannya menyampaikan, mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, sosial, hingga kehidupan sehari-hari, hampir tak ada yang bisa berkelit dari kemunculan virus Covid-19 ini. Tidak terkecuali terhadap pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama sejak virus corona pertama kali muncul diIndonesia.
Sehingga banyak instansi penyelenggara layanan publik yang membatasi layanan. Ada yang menginisiasi layanan online bahkan sampai meniadakan pelayanan sementara, dan ini sudah menjadi satu fenomena yang harus dilakukan. Termasuk pembatasan pelayanan publik serta pelayanan harus mengikuti anjuran jarak aman yaitu minimal 1 meter.
“Kegiatan ini memang dilakukan guna meningkatkan pemahaman bagi para guru dan tenaga kependidikan seperti Tata Usaha dan Bendahara dalam penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sekaligus,” ujar Kasubbag Kepegawaian dihadapan para peserta.
Dalam arahannya, Edi Tasman melanjutkan, mengingatkan para ASN untuk tetap menjaga netralitas dalam menyongsong pilkada serentak 2020.
“Harus sadar diri dan menyadari posisi sebagai ASN,” pintanya.
Sementara Plt Kemenag Rohil H. Sakolan saat menyampaikan sambutannya, berpesan kepada kepala madrasah dan mejlis guru selama masih belum diputuskan belajar tatap muka, tetap giat dan semangat mendidik anak, menyampaikan pelajaran walaupun melalui daring.
“semoga keadaan ini tidak menyurutkan kepala dan para guru dalam menjalankan tugas mereka,” pesannya. (Nsh)