0 menit baca 0 %

Pembinaan Pengawas Di MI Alfattah Jl. Kelud Kel. Skip Kec Lima Puluh

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Pembinaan dilakukan pada Rapat Kerja MI Alfattah dengan kepala Madrasah Ibtadaiyah ( MI) Alfattah dalam rangka merancang Program dan Kinerja Kepala Marasah Ibtadaiyah Alfattah pada TP. 2022/2023.Pada kesempatan itu Kepala MI Bapak Raudhatul, LC,MA menyampaikan bahwa hal itu dilaku...

Pekanbaru (Inmas). Pembinaan dilakukan pada Rapat Kerja MI Alfattah dengan kepala Madrasah Ibtadaiyah ( MI) Alfattah dalam rangka merancang Program dan Kinerja Kepala Marasah Ibtadaiyah Alfattah pada TP. 2022/2023.

Pada kesempatan itu Kepala MI Bapak Raudhatul, LC,MA menyampaikan bahwa hal itu dilakukan setiap akhir Tahun Pembelajaran agar nantinya pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)  pada TP. 2022/2023 terlaksana dengan maksimal dan baik.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut H. Nazararuddin, S.Ag selaku pengawas Madrasah melaksanakan pembianaan dengan materi Pembedahan Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran. Waktu pelaksnaannya tanggal 20 Juni 2022 mulai pukul 10.00 sampai dengan  pukul 16.30.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala MI Alfattah dan guru serta tenaga kependidikan. Hal tersebut sangat urgen dlakukan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ada saat TP. 2022/ 2023 dimulai perangkat pembelajaran sudah siap untuk diimpelemantasikan dalam proses KBM nantinya.

Kepala Madrasah juga berharap agar semua guru dan tenaga kependidikan semakin profesilismenya semakin baik, sebab guru adalah ujung tombak kemajuan madrasah. Pengawas pembina menyampaikan dalam binaannya agar semua stok holder di MI Alfattah bersinergi melaksanakan tugasnya dengan meningkatkan kwalitas diri sebagai tenaga pendidik dengan mengikuti pelatihan dan menmbah wawasan keilmuannya dalam melaksanakan tugasnya.

Madarsah yang hebat dan bermartabat mandiri dan cerdas harus didukung guru yang hebat dan punya kinerja yang baik dan ikhlas. Madrsah Ibtaiyah (MI) Alfattah selangkah demi selangkah sudah menunjukkan kemajuan yang membanggakan, ini dibuktikan dengan animo masyarakat untuk menyekolahkan putra putrinya di MI Alfattah dibuktikan dengan jumlah calon peserta didiknya setiap bertambah bahkan diseliksi begitu ketat dengan mempaatkan tenaga psikolok, dan banyak calon peserta didik yang tidak lulus.