0 menit baca 0 %

Pembinaan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam Yang di Taja Oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis    

Ringkasan: Mandau Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan pembinaan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam yang diadakan di aula Hotel Suzuka Duri Kecamatan Mandau pada hari senin, 15 Agustus 2022 pukul 08.00 Wib s/d selesai.       Dalam kegiatan pembinaan tersebut tampak hadir Kepala...

       Mandau – Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan pembinaan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam yang diadakan di aula Hotel Suzuka Duri Kecamatan Mandau pada hari senin, 15 Agustus 2022 pukul 08.00 Wib s/d selesai.      

Dalam kegiatan pembinaan tersebut tampak hadir Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) H. Zulkarnaen, Kasi Bimas Islam Mahzum,S.Ag, Kasi Kemitraan Umat Publikasi Dakwah dan Hari Besar Islam Yusri, M.Pd, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Syafwan, Kepala KUA Kecamatan Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan, Penyuluh Agama Ahli Madya Nurleili Lubis, S.Ag dan peserta yang berjumlah sebanyak 40 orang.    

  Acara Pembinaan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam ini dibuka langsung oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir, dalam kata sambutannya beliau menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan pembinaan ini diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan wawasannya dan ilmu keagamaannya tidak hanya sebagai penceramah tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.  

Beliau juga menyampaikan bahwa penceramah atau da’i dan dai’ah dalam menyampaikan dakwah ketika di lapangan harus memiliki kompetensi dan memahami kehidupan dalam bermasyarakat sehingga informasi yang diberikan dan pesan yang disampaikan ke masyarakat dapat diterima dan dipahami dengan baik.    

  Kasi Kemitraan Umat Publikasi Dakwah dan Hari Besar Islam Yusri, M.Pd juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama selalu berupaya dan berusaha untuk meningkatkan kualitas para penceramah (da’I dan da’iah) untuk memperluas wawasan tentang agama dan ideologi bangsa dan negara, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas penceramah dalam pelayanan umat dengan cara diskusi dan pemecahan masalah dengan tujuan kegiatan ini dapat memberikan afirmasi atau penguatan kepada penceramah dalam menyampaikan dakwah di dalam masyarakat itu sendiri.     Penyuluh Agama Islam Nurleili Lubis, S.Ag sebagai narasumber yang sudah terbimtek memberikan materi tentang problematika dalam berdakwah dan solusinya, banyak sekali problematika yang dihadapi para da’i dilapangan yang berasal dari masyarakat sebagai objek dakwah. 

Problematika itu ada yang sifatnya internal seperti salah niat, hilangnya keteladanan dari diri Penceramah itu sendiri serta rendahnya profesionalitas para penceramah sehingga tidak mampu memenuhi permintaan zaman. 

Faktor eksternal seperti lajunya arus globalisasi yang ditandai dengan istilah 3 F (Food, Fun, and Fashion) ditambah lagi gaya hidup kebarat-baratan, membudayanya hedonism dan lain-lain.   Maka solusinya harus kembali ke ajaran dasar yaitu al-qur’an dan Sunnah, terutama para penceramah harus setiap saat mengupgrade diri agar bisa mampu bersaing menghadapi tantangan yang semakin luar biasa.       

Kepala KUA Kecamatan Mandau Saim, S.Ag juga menyampaikan beberapa materi tentang strategi dan metode dalam berdakwah yaitu diantaranya Memahami Karakteristik Objek Dakwah, Menetapkan Materi Dakwah, Menetapkan Metode Dakwah yang sesuai, Memilih Da’i yang berkualitas, Menetapkan dan mengupayakan sarana dakwah yang memadai, dan Menggiatkan penggalian dan pencarian dana untuk mendukung berbagai kegiatan dakwah.    

Dengan adanya kegiatan ini Kepala KUA Kecamatan Mandau berharap semua penceramah yang berada khususnya di Kecamatan Mandau ini nantinya dapat memberikan ceramah dan materi yang baik dalam berdakwah kepada masyarakat dan dapat menerapkan apa yang disampaikannya dalam kehidupan bermasyarakat.