0 menit baca 0 %

PEMIRA KETUA-WAKIL OSIM MAN 4 PEKANBARU, momentum siswa belajar jadi PEMILIH RASIONAL di PEMILU 2024

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). -Implementasi projek profil penguatan pancasila bertema 'Suara Demokrasi' usai digelar dalam Pemilihan Raya Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2024 di lapangan MAN 4 Kota Pekanbaru. Empat ratus lebih pelajar MAN 4 Kota Pekanbaru suarakan dan co...

Pekanbaru (Inmas). -Implementasi projek profil penguatan pancasila bertema 'Suara Demokrasi' usai digelar dalam Pemilihan Raya Ketua dan Wakil Ketua
Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bakti 2024 di lapangan MAN 4 Kota Pekanbaru. Empat ratus lebih pelajar MAN 4 Kota Pekanbaru suarakan dan coblos pilihannya masing-masing.

Tiga pasang kandidat yakni Paslon 1 Mahmud Sahib XI Agama dan Fachryan Habilta XI MIA 1, Paslon 2 Imam Firdaus XI MIA 1 dan Tri Okta Viona X Internasional, serta Paslon 3 Ahmad Daffa Maulana XI MIA 1 dan Nadhila Dwi Syahfitri X Internasional hadir memberikan sepatah kata dari masing-masing pasangan untuk sekali lagi meyakinkan para peserta pemilihan untuk memilih dirinya usai sebelumnya lalui debat sengit. Pencoblosan secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Zendri Hendri MPd "Atas nama Kepala MAN 4 Kota Pekanbaru, bersama kita buka kegiatan Pemilihan Ketua-Wakil Ketua OSIM 2024 dengan mengucapkan Basmallah."

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM layaknya Pemilu ini, merupakan kegiatan rutin tahunan di semua madrasah atau sekolah di Indonesia. Ruang belajar berdemokrasi ini semoga dapat dimanfaatkan secara baik, tidak hanya untuk kandidat Ketua OSIM, tapi juga kepada semua siswa yang memberikan hak pilihnya. Pemilih yang diharapkan lahir dalam pemilihan ketua OSIM ini adalah pemilih yang rasional, yakni pemilih yang memilih karena pendekatan visi, misi, program kerja dan rekam jejak masing-masing kandidat. Bukan pemilih yang memilih karena pendekatan se-kelas, se-jurusan, se-kesukuan, se-kedaerahan atau primordialisme.

"Ini kita jadikan referensi bagi siswa untuk kelak menjadi pemilih pemula yang baik, di helat Pemilu 2024 yang tahun depan akan dialami untuk pertama kalinya bagi siswa kelas XII", ujar Zendri lagi dalam sambutannya.

Majelis guru dan tenaga kependidikan (GTK) dalam pemihan ketua OSIM di MAN 4 Pekanbaru tidak memiliki hak suara, untuk memilih sebagaimana lazimnya di beberapa madrasah/sekolah, keputusan ini kami buat secara sadar, karena ingin memberikan pelajaran berdemokrasi secara utuh dan totally bagi peserta didik kita. Wadah berdemokrasi GTK dilingkungan madrasah telah dikanalisasi melalui pemilihan jabatan wakil kepala Madrasah, sesuai pentujuk teknis Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.

Pemilihan dilaksanakan secara adil, jujur, dan rahasia. Sejalan dengan penanaman nilai demokrasi pada implementasi Profil Pelajar Pancasila dengan mengajak seluruh peserta didik kelas sepuluh ikut serta dalam segala proses perjalanan pemilihan. Selayaknya pemilu, pemilihan secara rapi dan tertib dilakukan, peserta mencoblos lewat bilik pencoblosan dan memasukkan ke dalam kotak suara. Peserta yang telah memilih ditandai dengan tinta ungu di tangan masing-masing.

Penghitungan suara dilakukan bersama-sama dengan perbedaan suara yang cukup tipis, Paslon satu keluar sebagai pemenang pada Pemira dengan sebanyak 150 suara, sementara itu 133 suara untuk Paslon 2 dan 89 suara untuk Paslon 3, dengan 8 suara tidak sah.

"Alhamdulillah, kami telah diberikan amanah kepada untuk menjadi Ketua OSIM dan Wakil Ketua OSIM masa bakti 2024. Kami sangat berharap kepada kita semua untuk bisa bekerjasama dalam mensukseskan program-program yang akan kami buat untuk madrasah kedepannya." tutur Sahib, Ketua OSIM terpilih 2024. Dengan terpilihnya Mahmud Sahib dan Fachryan Habilta sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM diharapkan dapat lebih memajukan OSIM MAN 4 Kota Pekanbaru dan dapat membawa banyak perubahan kebaikan di masa-masa mendatang.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_231116_174823_631.sdocx-->