Dumai (Inmas) – Pengawas Kantor
Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ismail Abbas, MA melakukan Monitoring
Asesmen Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Dumai. Jumat, (05/05/2023)
Selaku Pokjawas Drs. H. Ismail
Abas, MA memulai monitoring asesmen di MTs Al- Huda Dumai dan dilanjuti dengan
MTs Rozak dan berakhir di MTsN 2 Kota Dumai yang dilaksanakan secara daring.
Pengawas Kantor Kementerian Agama
Kota Dumai Drs. H. Ismail Abbas, MA mengatakan, bahwa hasil monitoring pada
hari ini dibeberapa MTs di Kota Dumai masih ada menggunakan alat tulis karena
asesmen secara luring. Walaupun kebijakan asesmen dikembalikan ke madrasah
masing-masing boleh secara daring ataupun luring. Beliau berharap agar
kedepannya semuanya secara daring.
“Kemarin kita telah melakukan
Asesmen bersama Seksi Pendidikan Islam, bahwa pelaksanaan Asesesmen Madrasah
Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Dumai. Dimulai dengan monitoring di beberapa
MTs Negeri maupun Swasta, dimana pelaksanaan Asesmen dilaksanakan secara online
dengan Laptop, HP Android dan ada secara luring yang sudah dilaksanakan selama
3 Tahun terakhir.” Tegas Pokjawas.
Semoga kedepannya dapat segera
terlaksana agar anak didik ini mampu bersaing dan mengikuti tuntutan zaman
sekarang ini untuk pelaksanaan asesmen madrasah semua secara online di Kota
Dumai. Ujar Pengawas Kantor Kemenag Dumai menanggapi masalah ini.
H. Ismail juga menambahkan
sekarang Madrasah telah menyusun soal mandiri untuk semua mata pelajar, baik
mata pelajaran umum ataupun mata pelajar PAI. Serta cara pelaksanaan asesmen
pun dikembalikan kepada setiap madrasah agar disesuaikan dengan kesanggupan
setiap madrasah.
“Alhamdulillah sekarang kami
telah diberikan kewenangan dalam menyusun dan melaksanakan asesmen secara
mandiri tidak harus lagi menunggu soal dari dinas. Sesuai dengan yang telah
dijelaskan pada saat pembukaan Asesmen Madrasah Tingkat MTs se-Kota Dumai
kemarin.”
Pelaksanaan Asesmen kali ini
berlangsung cepat karena Pengawas Kantor Kemenag Dumai harus segera menghadiri
undangan. Untuk madrasah yang belum sempat dimonitoring nanti akan dilanjutkan
pada hari Senin nantinya. (Arief)