Bengkalis (Inmas) – Pengawas Kemenag Bengkalis Hj.Asmawati menggelar sosialisasi kurikulum merdeka di Madrasah Aliyah (MA) Daarussalam Pematangduku Timur tahun pelajaran 2022-2023 pada Selasa (20/09/2022).
Kegiatan diikuti oleh seluruh guru MA Daarussalam dari pukul 08.00 – 11.00 dan dihadiri oleh Kepala MA Daarussalam Romodim, S.H.I .
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala MA Daarussalam Romodim, S.H.I Dalam sambutannya beliau berharap semoga dengan mengikuti sosialisasi kurikulum merdeka belajar ini peserta dapat memahami dan mengaplikasikan dengan baik.
Dalam sambutannya, Dra. Hj. Siti Asmawati menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka dirancang sebagai bagian dari upaya Kemendikbud dan Ristek untuk mengatasi krisis belajar yang telah lama kita hadapi dan menjadi semakin parah karena pandemi. Krisis ini ditandai oleh rendahnya hasil belajar dan ketimpangan kualitas belajar, karena itu peran guru sebagai seorang pendidik yang ditugaskan untuk mendidik, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
“Oleh karena itu guru harus mampu mengidentifikasi bakat setiap peserta didiknya supaya dapat memberikan pengarahan dan mengembangkannya sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki. Setiap anak memiliki bakat dan kepribadian yang berbeda, sehingga mendidik anak merupakan hal yang menarik dan unik”ujarnya Asmawati.
Peserta Sosialisasi IKM mengikuti kegiatan dengan antusias terbukti dengan adanya beberapa pertanyaan yang diajukan pada narasumber. Sementari itu, kepala MA Daarussalam pada sambutan penutupnya tidak banyak memberi komentar selain menyampaikan ucapan terimakasih kepateri sekaligus pengawas Dra. Hj. Siti Asmawati, dan semua pihak yang terlibat. Beliau menambahkan, Tujuan kegiatan ini adalah mempersiapkan guru dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan dimana dengan adanya Kurikulum Merdeka Belajar ini dapat membangun suasana belajar yang menarik atau menyenangkan dan fleksibelitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik.