0 menit baca 0 %

PENGAWAS MTs/MA Dra. HASANAH BIMBINGAN IKM MTs PONPES AL-MULTAZAM

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta di...

Indragiri Hulu, (Inmas). Sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, Kurikulum Merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah: 

Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila; 

Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi; dan 

Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.

Kesiapan dan kemandirian madrasah dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka sangat penting agar dapat mendorong terwujudnya perbaikan pembelajaran berkualitas di madrasah.

Sabtu 16 September 2023, Pengawas MTs/MA Kemenag Kab. Inhu Dra. Hasanah (duduk sisi kiri) melaksanakan bimbingan IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) terhadap Guru dan Tenaga Kependidikan MTs Ponpes Al-Multazam, alamat Desa Kerubung Jaya, Kecamatan Batang Cenaku. Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut kepala madrasah Toha Arifianto, S.Pd.I.

Sebagaimana yang disampaikan Dra. Hasanah kepada Tim Inmas Kemenag Kab. Inhu bahwasanya kepada peserta dibekali dengan informasi dan materi mengenai pengembangan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Modul ini bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kemampuan setiap siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. 

Selanjutnya dijelaskan juga mengenai pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang dapat diterapkan pada setiap siswa.

Pembuatan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi sangat penting dalam dunia pendidikan. Dengan adanya pendekatan ini, proses belajar mengajar dapat berjalan sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa. Sehingga, setiap siswa dapat meraih hasil belajar yang maksimal dan mencapai potensi terbaik yang dimiliki, ujar Dra. Hasanah.(tulang)