0 menit baca 0 %

PENGENALAN RANGKAIAN IBADAH HAJI BAGI ANAK USIA DINI, KA.KUA KEC. SUNGAI LALA SAMSUL HADI PIMPIN DOA MANASIK HAJI AKBAR TINGKAT RA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Fungsi pendidikan Raudatul Athfal adalah untuk mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki anak sesuai dengan tahap pengembangannya, membina pondasi kepribadian muslim pada anak, mengenalkan, menumbuhkan rasa cinta pada Al-Quran, mengenalkan anak pada dunia luar, mengemban...

Indragiri Hulu, (Inmas). Fungsi pendidikan Raudatul Athfal adalah untuk mengembangkan seluruh kemampuan yang dimiliki anak sesuai dengan tahap pengembangannya, membina pondasi kepribadian muslim pada anak, mengenalkan, menumbuhkan rasa cinta pada Al-Quran, mengenalkan anak pada dunia luar, mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi, mengenalkan peraturan dan menanamkan disiplin pada anak serta menyiapkan anak untuk memasuki pendidikan dasar. Sedangkan tujuan Raudatul Athfal adalah untuk membantu meletakkan dasar kepribadian muslim, pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya dalam rangka membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Kamis 30 November 2023, Penghulu Ahli Madya/Kepala KUA Kecamatan Sungai Lala Samsul Hadi, S.H.I.,MH (urut tiga dari sisi kiri) pimpin pembacaan doa bersama bersama acara Manasik Haji Akbar Tingkat Raudhatul Athfal (RA) Kecamatan Sungai Lala dan Lubuk Batu Jaya. Tempat: RA. Assyifa, Perkebunan Sungai Lala. Turut hadir Pengawas PAI TK/SD Kab. Inhu Suparno, M.Pd (urut dua dari sisi kiri).

“Manasik haji cilik adalah kegiatan untuk mengenalkan rangkaian ibadah haji bagi anak usia dini/anak TK/RA, dan SD. Mengenalkan ibadah haji secara langsung melalui manasik haji kepada anak usia dini agar mereka mengetahui maupun memahami makna dari rukun Islam yang ke-5 sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan Islam. Hal ini sejalan dengan perkembangan fisik anak yang mempunyai memori sangat kuat dan kecenderungan untuk meniru/melakukan apa yang dilihat dan dirasakannya sehingga di masa depannya menjadi dorongan yang kuat untuk benar-benar bias melaksanakan rukun Islam yang ke-5, yakni melaksanakan ibadah haji ke Mekkah”, demikian disampaikan Samsul Hadi.(tulang)