0 menit baca 0 %

Penghulu Ahli Madya KUA Kec. Bukit Batu Sampaikan Pentingnya Moderasi Beragama, Toleransi dan Kerukunan Hidup Beragama

Ringkasan: SUNGAI PAKNING (Inmas) Memahami ajaran agama secara berlebih-lebihan itulah yang menyebabkan perbedaan pendapat dan perdebatan di kalangan umat beragama sehingga sampai kepada paham ektrims dan radikal yang ujungnya memecah persatuan dan kesatuan bangsa yang telah selama ini dibangun oleh para pendi...

SUNGAI PAKNING (Inmas) – Memahami ajaran agama secara berlebih-lebihan itulah yang menyebabkan perbedaan pendapat dan perdebatan di kalangan umat beragama sehingga sampai kepada paham ektrims dan radikal yang ujungnya memecah persatuan dan kesatuan bangsa yang telah selama ini dibangun oleh para pendiri bangsa. Maka toleransi intern umat beragama, toleransi antar umat beragama dan toleransi antar umat beragama dengan pemerintah terus dibangun dan jaga.

Hal ini disampaikan Penghulu Ahli Madya KUA Kec. Bukit Batu H. Mahmud saat menjadi pemateri atau narasumber di kegiatan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama di aula Kantor Camat Bandar Laksamana di Desa Tenggayun Kamis, (14/12/2023).

Turut Hadir Camat Bandar Laksamana diwakili Sekcam Bandar laksamana Rahmadhani, S. STP. M. Si, Ketua FKUB Kec.Bandar Laksamana, Penyuluh Agama Islam (Da’i Desa), Tokoh Agama dan Masyarakat, Kepala Desa se- Bandar Laksamana dan undangan lainnya.

Sekcam Bandar laksamana Rahmadhani, S. STP. M. Si, saat membuka acara moderasi itu menyampaikan harapan “Kepada seluruh peserta pembinaan untuk  mengikuti acara dengan sebai-baiknya dan menimba ilmu dari narasumber dan hal-hal yang penting untuk menjaga ketenangan dan mensiptakkan situasi yang kondusif sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila”.

Selain materi yang telah disampaikan diatas,  H. Mahmud juga menekankan untuk dalam mengikuti keputusan yang dibuat oleh tiga menteri 9Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi) karena keputusan tersebut telah mencerminkan kehidupan moderasi beragama di Indonesia.