Pinggir_*Sebanyak 45 peserta yang terdiri atas siswa-siswi kelas VII, VIII, dan IX MTs Al-Muhajirin Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir dengan antusias mengikuti Pengkaderan dan Pelatihan UKS/M yang digelar oleh Puskesmas Muara Basung Senin (30/01/23).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Multimedia Kelas VII-A yang didampingi oleh Bapak Ariadi dkk, serta kegiatan ini diisi oleh pemateri pakar kesehatan yaitu dokter dan perawat dari Puskesmas Muara Basung Kecamatan Pinggir.
Menurut Kepala MTs Al-Muhajirin Bapak Rudiansyah, S.Pd.I,.MM sangat antusias dan mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan ini, Tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kader UKS/M dalam melaksanakan program Usaha Kesehatan Sekolah/ Madrasah (UKS/M) di lingklungan MTs Al-Muhajirin.
“Melalui kegiatan ini diharapkan Kader UKS/M dapat lebih berperan aktif dalam membantu pelaksanaan kegiatan UKS/M di MTs Al-Muhajirin, untuk lebih lanjut kita akan SK-kan dan kukuhkan dalam waktu dekat Siswa-Siswi kita yang sudah mengikuti pengkaderan ini”, ujarnya
Rudiansyah menambahkan bahwa Generasi yang sehat, cerdas, dan kuat terbentuk apabila lingkungan tumbuh kembangnya sehat dan bersih. Hal inilah yang menjadikan peran UKS/M (Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah) untuk menjadi sarana mengaplikasikan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungannya, baik di lingkungan madrasah maupun di lingkungan masyarakat.
“Selain itu dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam program UKS/M dan siswa – siswi mampu menjadi penggerak hidup sehat serta mampu menolong dirinya, keluarga, dan orang lain untuk hidup sehat,” harap Rudiansyah.
Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah:
(1) Pembinaan UKS/M Secara Umum (dr. Amri Praidhi), (2) PHBS (drg. Ririn Heryani)(3) Penjaringan Kesehatan Anak sekolah (Liska Yuaranita) (4) Kesehatan Lingkungan Sekolah (Eri Susanti, Am.Kep), (5) P3K (Istito'ah Sopiah NST, Am. Keb), (6) Mengukur Tanda-Tanda Vital (Nanda)(7) Games (Panitia).
Semua Materi tidak hanya diberikan secara teori namun juga diberikan contoh kasus dan praktikum untuk lebih menguatkan daya ingat penerimaan materi bagi para peserta misalnya: praktek P3K dan penyuluhan sederhana.