Kampar ( Inmas ) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar melalui Seksi Bimas Islam mengadakan kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Angkatan 1 bagi Penyuluh Agama Islam Non PNS Kabupaten Kampar Kegiatan ini dilaksanakan di aula Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar, Selasa, 16 /8/2022.
Dalam laporannya, Kasi Bimas Islam, H. Maswir, MA menyampaikan penguatan moderasi beragama bagi penyuluh Agama Islam Non PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar diikuti 45 peserta. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Fuadi Ahmad, SH, M.AB.
H. Maswir dalam laporanya menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan penguatan moderasi beragama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi moderasi beragama bagi PAI Non PNS; sebagai sarana memperkuat semangat beragama dan komitmen berbangsa di Indonesia beragama pada hakekatnya adalah berindonesia dan berindonesia hakikatnya adalah beragama; dan selanjutnya untuk meningkatkan kemaslahatan kehidupan yang harmonis damai toleran menuju Indonesia maju serta pengukuhan agen moderasi beragama..
Sementara dalam arahannya Plt. Kakankemenag mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Penyuluh Agama Islam Non PNS diharapkan agar bisa menjadi dan memberi contoh yang baik dan bisa berguna bagi masyarakat, melalui kegiatan seperti ini guna meningkatkan potensi diri
Lebih lanjut Fuadi menyampaikan bahwa sebagai penyuluh bertindaklah sebagai wasit untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan memberikan bimbingan secara adil dan arif. Jadi inilah pentingnya moderasi beragama ini bagi penyuluh Agama itu berada di tengah-tengah masyarakat terhadap berbagai hal yang berkembang yang menyebabkan masyarakat itu terpecah belah dalam pemahamahan beragama.
Terakhir Fuadi menghimbau kepada Penyuluh di Kab. Kampar ini tolong hadir di Facebook dengan kegiatan dan penjelasan moderat dalam pandangan beragama dan juga hadir di Youtube sampaikan pemahaman agama. Kalau ada perbedaan jelaskan dengan baik sehingga tidak terjadi perpecahan, ungkap Fuadi ( Ags/Fatmi)