0 menit baca 0 %

PENGUATAN ORGANISASI: MAN 4 KOTA PEKANBARU UNJUK EKSISTENSI SEBAGAI BAGIAN PERGUNU RIAU

Ringkasan: Pekanbaru (21/6/23) - Pergunu atau Persatuan Guru Nahdlatul Ulama merupakan sebuah organisasi yang memberikan perlindungan profesi guru sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan guru. Dalam rangka penguatan organisasi, PERGUNU Riau menyelenggarakan temu ramah bersama guru dan dosen NU...

Pekanbaru (21/6/23) - Pergunu atau Persatuan Guru Nahdlatul Ulama merupakan sebuah organisasi yang memberikan perlindungan profesi guru sebagai upaya untuk mendorong peningkatan kesejahteraan guru. Dalam rangka penguatan organisasi, PERGUNU Riau menyelenggarakan temu ramah bersama guru dan dosen NU se-Riau, Rabu (21/6). MAN 4 Kota Pekanbaru juga turut serta dalam kegiatan tersebut dengan mengirim sebanyak sepuluh guru hadir sebagai bagian dari organisasi.

Temu ramah ini bertujuan untuk memperluas keanggotaan dalam menguatkan keorganisasian di antara guru dan dosen NU se-Riau. Dengan menghadirkan pembicara Ketua PP PERGUNU, Mohammad Paojin, dalam kegiatan tersebut beliau menjelaskan bagaimana eksistensi organisasi tersebut dalam kepentingan dan keuntungan bagi para guru dan dosen. "Organisasi PERGUNU ini tentunya untuk supaya terus berkiprah terus berjalan dan memberikan manfaat, bapak ibu perlu adanya kreasi-kreasi yang tentunya sangat bermanfaat kepada anggotanya. Kompetensi profesi guru harus diwadahi dan dilayani sesuai dengan kebutuhan layanan profesi masing-masing. Dalam kompleksitas kita mari kita saling asah, asih, asuh, serta memadukan kesamaan dan memajukan potensinya." tuturnya pada sesi penyampaian materi.

Tak hanya penyampaian saja, sesi interaktif juga dibuka kepada hadirin yang ingin bertanya. Sementara itu, seraya menjawab salah satu pertanyaan, Agus Salim Tanjung selaku Ketua PERGUNU Kota Pekanbaru menegaskan, "Keorganisasi ini penting, terutama advokasi, ketika bapak ibu menjadi anggota kita dapat memberikan bantuan dan perlindungan. Inilah yang harus kita kembangkan bahwasanya kebermanfaatan daripada organisasi ini kita yang ciptakan."

Kegiatan berakhir dengan sebanyak lima pertanyaan dari sesi interaktif tersebut. Kemudian ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari PP PERGUNU kepada PW PERGUNU Riau.