BENGKALIS (Inmas) - Kakanmenang Kabupaten Bengkalis, Drs.H.Khaidir yang didampingi Kasi Penmad, H. Lukman, S.Si, MA dan Pengawas Madrasah, Dra. Hj. Asmawati. sukses melaksanakan Kegiatan PKKM di MAN 1 Bengkalis yang berlangsung di Labor Biologi, Selasa pagi (29/08/2023).
Kemenag Bengkalis berserta Rombongan disambut oleh kepala MAN 1 PK Bengkalis, Kepala Tata Usaha dan Dewan Guru dengan pengalungan bunga diiringi lantunan shalawat dan Tari persembahan sebagai bagian dari SOP Penyambutan tamu di MAN 1 PK Bengkalis.
Kepala MAN 1 PK Bengkalis, H. Ridwan, S.Ag, M.Pd.I, mengucapkan selamat datang kepada Kakanmenang beserta rombongan.
"Kami berharap bimbingan dan arahan dari Kakanmenang Bengkalis supaya MAN 1 PK Bengkalis kedepannya semakin mantap dan berkembang" ujar Ridwan dalam sambutannya.
Kasi Penmad, H.Lukman, S.Si, MA, yang bertindak selakuĀ Ā moderator memberikan beberapa petunjuk terkait pelaksanaan kegiatan. Selain pemaparan Kepala MAN 1 PK Bengkalis, Kasi juga mengarahkan kepada beberapa pihak yang ditunjuk untuk mengisi kuesioner melalui google form.
"Penilaian Kinerja Kepala Madrasah atau biasa disebut PKKM adalah proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data yang dikerjakan oleh Kepala Madrasah pada setiap indikator pemenuhan standar. Penilaian ini dilakukan secara berkala dalam periode tahunan (setiap tahun sekali) dan empat tahunan" ungkap Lukman.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Khadir dalam pengarahannya menjelaskan tentang dasar-dasar managerial kepala Madrasah.
"Kepala Madrasah adalah ujung tombak kemajuan madrasah. Untuk itulah dituntut terus berinovasi supaya slogan Madrasah Hebat Madrasah Bermartabat dapat terwujudkan dengan maksimal" katanya.
Drs. H. Khaidir juga memotivasi bagi para pendidik MAN 1 PK Bengkalis untuk selalu melakukan inovasi pembelajaran supaya siswa termotivasi dalam proses belajar mengajar.
āKurikulum merdeka adalah rencana yang dibuat untuk dipedomani oleh para guru. Namanya memang berubah-ubah, tapi intinya tetap satu, difokuskan ke bahan ajar,ā ujarnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa sebagai seorang guru, memahami kurikulum itu adalah hal yang penting, karena mengajar tanpa tahu konteks yang diajar ataupun tujuan pembelajaran juga salah.
āMaka dari itu, pada forum ini, kita pelajari bersama Kurikulum Merdeka itu seperti apa. Meskipun belum semua madrasah mengaplikasikan Kurma ini, bukan berarti kita tidak perlu mempelajarinya,ā lanjutnya.
āKapanpun Kurikulum Merdeka ini dilaksanakan, yang pastiĀ sebagai guru harus siap untuk menerapkannya pada pembelajaran,ā tuturnya, āTerusĀ upgradeĀ ilmu danĀ skillĀ mengajar dan jadilah suri tauladan bagi murid-murid kita.ā Tutup Kakanmenag
Kegiatan PKKM ini berjalan dengan baik, lancar dan suksesĀ Ā dimulai dari Jam 08: 00 wib Sampai 11.00 Wib. (Ical)