0 menit baca 0 %

PENINGKATAN KUALITAS IBADAH RAMADHAN SEKALIGUS REGENERASI PENYELENGGARAAN JENAZAH, MA SWASTA NURUL FALAH AIR GELAR PESANTREN KILAT

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Pesantren kilat menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh lembaga pendidikan, tepatnya pada bulan Ramadhan untuk memotivasi para peserta didik maupun warga sekolah/madrasah memahami ajaran agama Islam agar dapat melaksanakannya dengan baik...

Indragiri Hulu, (Inmas). Pesantren kilat menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh lembaga pendidikan, tepatnya pada bulan Ramadhan untuk memotivasi para peserta didik maupun warga sekolah/madrasah memahami ajaran agama Islam agar dapat melaksanakannya dengan baik dan benar. Pesantren kilat mengajarkan beberapa pelajaran/kegiatan penting terkait dengan keagamaan Islam dalam waktu yang singkat.
Rabu 12 April 2023, Kepala MA Swasta Nurul Falah Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Hardianto, S. Pd.I secara membuka Pesantren Kilat Ramadhan 1444 H.
Sebagaimana yang disampaikan Hardianto, S.Pd.I kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu bahwasanya pesantren kilat dilaksanakan mulai 12 s.d 15 April 2023 dengan materi Pernikahan dan Penyelenggaraan Jenazah.
Materi pernikahan bukan bertujuan untuk mempercepat pernikahan bagi peserta didik, akan tetapi bertujuan untuk mencegah pernikahan usia dini dan memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pembentukan keluarga sakinah, mawaddah warahmah. Intinya adalah agar sebelum melaksanakan pernikahan terlebih dahulu mempersiapkannya dengan baik.
Selanjutnya, terkait dengan materi Penyelenggaraan Jenazah adalah bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada peserta didik tentang pemulasaran/penyelenggaraan jenazah, sehingga jika ada anggota keluarganya ataupun orang lain yang meninggal di lingkungannya, peserta didik dapat menyelenggarakan pemulasaran jenazah.
Semoga dengan pesantren kilat dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk mempersiapkan dirinya dengan baik sebelum melaksanakan pernikahannya sekaligus menjadi regenerasi terhadap petugas penyelenggaraan jenazah, tambah Hardianto, S.Pd.I usai membuka kegiatan tersebut.(tulang)