Indragiri Hulu, (Inmas). Dalam rangka untuk peningkatan kualitas pendidikan & pengembangan kurikulum yang inovatif, salah satu upaya yang dilakukan melalui implementasi pembelajaran berbasis proyek.
Metode pengajaran Project-Based Learning (PBL) atau Pembelajaran Berbasis Proyek dapat digunakan untuk memenuhi tuntutan belajar di abad 21. Pembelajaran berbasis proyek lebih kompleks dalam hal pertanyaan dan masalah yang diberikan oleh guru. Selain itu, PBL dapat melibatkan siswa dalam mendesain proyek, membuat keputusan, serta memecahkan masalah sehingga siswa mendapatkan peluang untuk bekerja mandiri dan menyelesaikan proyek dalam waktu yang ditetapkan. Dengan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek diharapkan siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang topik, membuat analisis yang baik, memiliki tingkat pemahaman terhadap teks lebih tinggi, serta meningkatkan motivasi belajar.
Pembelajaran berbasis proyek berasal dari teori konstruktivisme yang menekankan bahwa individu membangun pengetahuan dengan cara berinteraksi dengan lingkungannya masing-masing dan setiap individu berbeda dalam hal pengetahuannya.
Jum’at 8 September 2023, Kepala MIN 1 Inhu Yeni Suryani Samaun, M.Pd mengikuti Webinar Internasional Sharing Experience Implementation of Project Based Learning secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Bertindak selaku Keynote Speaker Amien Suyitno merupakan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Narasumber terdiri dari, Mastuki, HSselaku Kepala Pusdiklat Teknis; Joanne Dowling selaku Deputy Director Inovasi; dan Robb Randall selaku Advisor Inovasi & Former ACARA (Australian Curiculum Assesment and Reporting Authority). Moderator, Nurul Azkia dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Semoga dengan mengikuti kegiatan tersebut, penerapan Kurikulum Merdeka dapat dilaksanakan sebagaimana yang diharapkan, ujar Yeni Suryani Samaun.(tulang)