Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh MDTA, maka pada hari Rabu 8 Februari 2023, Kepala Seksi PD. Pontren (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren) Kankemenag Kab. Inhu Syahril, S.Ag., MH melaksanakan monitoring Proses Belajar Mengajar (PBM) di MDTA Nurul Isla, Desa Sidomulyo, Kec. Lirik.
Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) adalah suatu pendidikan keagamaan Islam non formal di bawah naungan Kementerian Agama RI yang menyelenggarakan pendidikan Islam sebagai pelengkap bagi peserta didik pada lembaga pendidikan umum Sekolah Dasar (SD).
Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) proses pembelajarannya selama empat tahun, yaitu kelas 2 pada SD, menjadi kelas 1 pada MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah), sehingga peserta didik pada kelas 5 SD sudah menamatkan pembelajarannya di MDTA, sehingga tidak mengganggu jadwal persiapan peserta didik dalam menghadapi ujian akhir kelas 6 SD.
Sebagaimana diketahui, bahwasanya pada Sekolah Dasar (SD) jam mata pelajaran pendidikan agama Islam sangat minim, untuk itu diperlukan tambahan pendidikan agama Islam terhadap peserta didik tersebut melalui MDTA.
Melalui MDTA diharapkan peserta didik pada usia dini memiliki kecerdasan spiritual sebagai modal dalam menyongsong masa depannya.Kurikulum yang dipakai dalam penyelenggaraan MDTA yaitu kurikulum inti meliputi mata pelajaran Al-Quran, Hadist, Aqidah, Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam/Tarikh, Bahasa Arab dan praktek ibadah, demikian disampaikan Kasi PD. Pontren kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu Syahril, S.Ag., M.H.(tulang)
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN KEAGAMAAN ISLAM, KASI PD. PONTREN SYAHRIL, S.Ag., MH MONITORING PBM MDTA NURUL ISLAM
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Bahwa dalam rangka untuk peningkatan mutu pelayanan pendidikan keagamaan Islam yang diselenggarakan oleh MDTA, maka pada hari Rabu 8 Februari 2023, Kepala Seksi PD. Pontren (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren) Kankemenag Kab.