Indragiri Hulu, (Inmas). Rendahnya pemahaman suami-istri terhadap lembaga perkawinan/rumah tangga atau semakin diperparah dengan lemahnya kesiapan mental khususnya bagi pengantin baru, mengakibatkan keputusan bercerai menjadi jalan pintas dari penyelesaian persoalan/konflik rumah tangganya.
Untuk itu, sebelum pelaksanaan akad nikah calon pengantin harus sudah memiliki kematangan mental maupun pengetahuan tentang liku-liku dalam rumah tangga.
Terkait hal tersebut, sebelum pelaksanaan pelayanan pencatatan akad nikah, Kantor Urusan Agama Kecamatan terlebih dahulu memberikan bekal pengetahuan rumah tangga melalui Bimbingan Perkawinan Pra Nikah atau suscatin (kursus calon pengantin) sebagai upaya untuk mewujudkan keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah.
Dalam pelaksanaannya, KUA Kecamatan tidak hanya menunjuk Penghulu sebagai narasumber, melainkan melibatkan Penyuluh Agama Islam untuk melaksanakan kegiatan pra-nikah tersebut.
Selasa 20 September 2022, setelah menerima penugasan dari Kepala KUA Kecamatan Rengat Barat Yusrianto, S.H.I., MH, maka Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rengat Barat atas nama Surya Darma melaksanakan bimbingan perkawinan pra nikah/suscatin terhadap tiga pasang catin di KUA Kec Rengat Barat atas nama Triantor dengan Tivany Nadia; Tomi Widodo dengan Susilowati; dan Alan Steven Glis dengan Aryuni Fatma.(tulang)
Suscatin (kursus calon pengantin) adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam waktu singkat kepada catin (calon pengantin).
Materi suscatin antara lain, tata cara dan prosedur perkawinan; pengetahuan agama; peraturan perundang-undangan dibidang perkawinan dan keluarga; kesehatan dan reproduksi; manajemen keluarga; psikologi perkawinan dan keluarga; serta hak dan kewajiban suami istri.(tulang)
PENUGASAN OLEH KA.KUA, SURYA DARMA (PAI NON PNS) BIMBINGAN PERKAWINAN PRA NIKAH/SUSCATIN TERHADAP TIGA PASANG CATIN
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Rendahnya pemahaman suami-istri terhadap lembaga perkawinan/rumah tangga atau semakin diperparah dengan lemahnya kesiapan mental khususnya bagi pengantin baru, mengakibatkan keputusan bercerai menjadi jalan pintas dari penyelesaian persoalan/konflik rumah tangganya.Untuk itu...