Indragiri Hulu, (Inmas). Pesantren kilat menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh lembaga pendidikan, tepatnya pada bulan Ramadhan untuk memotivasi para peserta didik maupun warga sekolah memahami ajaran agama Islam dan melaksanakannya dengan baik dan benar. Pesantren kilat mengajarkan beberapa pelajaran/kegiatan penting terkait dengan keagamaan Islam dalam waktu yang singkat.
SMA Negeri 1 Sungai Lala mulai Senin 27 Maret 2023 melaksanakan pesantren kilat. Selanjutnya pada hari Jum’at 31 Maret 2023 dilaksanakan acara penutupan, tausiyah disampaikan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Kecamatan Sei Lala, Aspandra, S.Sos, dengan tema “Memanfaatkan Waktu”.
Memanfaatkan waktu luang adalah bagian dari ibadah. Waktu yang dipergunakan untuk kebaikan akan mendatangkan pahala.
Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari menyatakan, “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” Dalam hadits tersebut, dapat diambil pembelajaran bahwa terlalu berleha-leha dengan waktu luang tentu akan membuat kehidupan menjadi sia-sia.
“Demi masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Melainkan, yang beriman dan yang beramal sholeh, serta saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS Al Asr 1-3)
Allah SWT memberikan pengetahuan, peringatan, dan perintah mengenai waktu dalam banyak ayat di dalam Alquran, di antaranya adalah Demi Masa, demi waktu dhuha, demi waktu fajar, waktu siang dan malam hari.
Selaku generasi muda penerus bangsa harus bijak dalam mempergunakan waktu. Masa muda, masa belajar atau masa menuntut ilmu merupakan masa persiapan diri untuk menyongsong masa depan maupun masa tua.
Di dalam memanfaatkan waktu yang terus berjalan dan tidak akan pernah kembali lagi, maka hindarkan diri dari empat kata penyebab malas, seperti nanti, entar, suatu hari, dan besok. Selanjutnya bisa menentukan skala prioritas dan konsisten, demikian rangkaian tausiyah yang disampaikan Aspandra.
Ramadhan juga menjadi salah satu momen waktu terbaik yang bisa melipat gandakan pahala umat Islam. Oleh karenanya harus dimaksimalkan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, ujar Aspandra mengakhiri tausiyahnya.(tulang)
PENUTUPAN PESANTREN KILAT, ASPANDRA, S.Sos (PAIF KUA KEC SEI LALA) SAMPAIKAN “MEMANFAATKAN WAKTU”
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Pesantren kilat menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap tahun oleh lembaga pendidikan, tepatnya pada bulan Ramadhan untuk memotivasi para peserta didik maupun warga sekolah memahami ajaran agama Islam dan melaksanakannya dengan baik dan benar.