0 menit baca 0 %

PENY. ZAKAT & WAKAF SECARA VIRTUAL IKUTI EDUKASI & SOSIALISASI LITERASI INVESTASI & WAKAF DALAM ISLAM

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 26 April 2022/25 Ramadhan 1443 H, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kab. Inhu, H. Alpendri, S.Ag., M.Pd.I sekaligus merupakan Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kab. Inhu secara virtual melalui aplikasi zoom meeting mengikuti Edukasi dan Sosialis...

Indragiri Hulu, (Inmas). Selasa 26 April 2022/25 Ramadhan 1443 H, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kab. Inhu, H. Alpendri, S.Ag., M.Pd.I sekaligus merupakan Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kab. Inhu secara virtual melalui aplikasi zoom meeting mengikuti Edukasi dan Sosialisasi Literasi Investasi & Wakaf Dalam Islam.
Keynote Speech terdiri dari Dwi Irianti Hadiningdyah selaku Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR; Yuwono Waluyo selaku Direktur Utama Bank Mega Syariah; Prof. Dr. Ir. K.H. Mohammad Nuh, DEA selaku Ketua Badan Pelaksana BWI.
WAKAF masih dipandang sebagai sebuah ibadah yang identik dengan 3M (makam, masjid. madrasah). Kurangnya literasi masyarakat terkait wakaf, menyebabkan wakaf masih dipandang sebelah mata. Padahal potensi wakaf di Indonesia sangat besar dan bisa menjadi alat untuk pemerataan ekonomi. Untuk itu, literasi wakaf harus terus dikembangkan.
Masyarakat cenderung menyalurkan wakaf melalui aset tidak bergerak (wakaf sosial). Padahal wakaf produktif atau wakaf uang memiliki peran bukan hanya kebermanfaatan pada masyarakat, juga mengembangkan surplus investasi wakaf.
Masalah ini dikarenakan kurangnya sosialisasi dan edukasi tentang wakaf. Dan masih rendahnya pertumbuhan entrepreneur yang dapat membantu dalam pengembangan wakaf produktif, demikian disampaikan H. Alpendri usai mengikuti kegiatan tersebut.(tulang)