Indragiri Hulu, (Inmas). Kementerian Agama Republik Indonesia semenjak tahun 2018 telah mengagas program Kampung Zakat diberbagai daerah. Program Kampung Zakat merupakan upaya mengentaskan kemiskinan yang berbasis pada daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) melalui optimalisasi dana zakat yang dikelola oleh Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) dan Laz (Lembaga Amil Zakat).
Program Kampung Zakat merupakan salah satu pendekatan pemberdayaan ekonomi umat berbasis kearifan lokal yang diharapakan mampu menjadi katalisator dalam meningkatkan taraf hidup masyarkat yang mandiri secara ekonomi, sejahtera lahir dan batin.
Launching kampung zakat merupakan salah satu dari program kerja Ditjen Bimas Islam Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI yang dilaksanakan sejak tahun 2018 serta telah me-launching sebanyak 18 lokasi Kampung Zakat hingga November 2022 dan sudah mampu melepaskan desa miskin menjadi desa maju dan keluar dari status stunting.
Selasa 6 Desember 2022, Penyelengara Zakat dan Wakaf Kankemenag Kab. Inhu H. Alpendri, S.Ag., M.Pd.I (urut empat dari sisi kanan pada gambar) menghadiri acara Launching Kampung Zakat ke- 19 se-Indonesia di desa Sungai Cina Kec. Tebing Tinggi Kab. Kepulauan Meranti, pelaksanaan di Lapangan Terbuka MTsN 2 Meranti oleh Dirjen Bimas Islam yang diwakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Drs. H. Tarmizi, MA bersama Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Dr. H Mahyudin, MA.
Kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan H. Alpendri bahwasanya untuk di Kab. Inhu dalam waktu dekat ini juga akan di Launching Kampung Zakat.(tulang)
PENY ZAWAF KEMENAG INHU H. ALPENDRI HADIRI LAUNCHING KAMPUNG ZAKAT DI KAB KEPULAUAN MERANTI
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Kementerian Agama Republik Indonesia semenjak tahun 2018 telah mengagas program Kampung Zakat diberbagai daerah. Program Kampung Zakat merupakan upaya mengentaskan kemiskinan yang berbasis pada daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) melalui optimalisasi dana zakat y...