0 menit baca 0 %

Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Guru MDTA Se-Inhil

Ringkasan: Tembilahan (Inmas) - Pada hari Rabu, 25 Oktober 2023, diadakan acara penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 43 orang guru MDTA di Aula Kenanga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir. Acara ini dihadiri oleh PLT Kabid Pakis Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs.

Tembilahan (Inmas) - Pada hari Rabu, 25 Oktober 2023, diadakan acara penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 43 orang guru MDTA di Aula Kenanga Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir. Acara ini dihadiri oleh PLT Kabid Pakis Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Dahlan, M.A, Kepala Kantor Kementerian Agama Inhil, H. Harun, S.Ag, M.Pd, Kasi Pendidikan Pondok Pesantren, Dr. H. Arifin, MA, serta kepala dan perwakilan MDTA yang terpilih untuk menerima penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Harun mengucapkan terima kasih kepada semua tamu perwakilan MDTA yang telah berdedikasi untuk perkembangan pendidikan agama anak-anak di Kabupaten Indragiri Hilir. Diketahui bahwa Kementerian Agama Inhil mengawasi 450 madrasah dengan total 75 ribu siswa, serta 60 pondok pesantren dengan sekitar 25 ribu siswa. Selain itu, terdapat 164 MDTA, dengan jumlah guru mencapai ribuan orang. Hal ini menjadi tanggung jawab Kementerian Agama untuk mengelola dana BOS sebesar 58 miliar rupiah.

Dahlan menjelaskan bahwa program bantuan BPJS Ketenagakerjaan ini dimulai pada tahun 2020 ketika Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau mendata sebanyak 3000 orang guru MDT sebagai calon penerima bantuan. Proses ini berlanjut hingga pertengahan 2023, di mana Gubernur Riau menetapkan sejumlah 1300 orang guru dari 3000 yang diajukan telah diverifikasi oleh Pemprov sebagai penerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan. Kabupaten Inhil mendapatkan alokasi penerimaan bantuan sebanyak 43 orang guru. Hal ini merupakan amanah, sehingga Kabid Pakis Kementerian Agama Provinsi sendiri turun langsung ke Tembilahan untuk penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini.

Dijelaskan bahwa program ini merupakan apresiasi dari pemerintah, terutama Kemenag Provinsi Riau Bekerjasama dengan Gubernur Riau, kepada para guru MDT sebagai ujung tombak pendidikan anak-anak. Bantuan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan berupa pembayaran premi selama 1 tahun penuh (hingga Desember 2023) dengan manfaat jaminan saat kecelakaan kerja. Klaim dapat diajukan ke BPJS Ketenagakerjaan dengan santunan maksimal (santunan wafat) sebesar 45 juta rupiah ditambah 2 tahun gaji. Oleh karena itu, PLT Kabid Pakis Kemenag Prov Riau berharap agar para penerima kartu tetap menjaga keaktifan kartu BPJS Ketenagakerjaan dengan membayar iuran sebesar 10 ribu rupiah per bulan mulai tahun 2024 agar mendapatkan manfaat yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Acara diakhiri dengan penyerahan kartu BPJS secara simbolik dan foto bersama oleh *** (Hendra/Ria/Utar).