Bengkalis (Inmas) - Dahniar Sumarni,S.Pd seorang penyuluh agama Islam di Kecamatan Bengkalis, mengumumkan peluncuran buku antologi puisi terbarunya yang berjudul "Babad Air Mata."
Proses produksi selesai pada Senin, 17 Oktober 2023 yang diterbitkan oleh Akalanka Publisher di Luwu, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan kolaborasi dengan lebih dari dua puluh penulis terbaik Indonesia.
Dalam buku ini, Sumarni mengangkat tema yang menarik, yaitu arti air mata sebagai bentuk ekspresi yang beragam, tidak selalu terkait dengan kesedihan, melainkan juga sebagai ungkapan dari kerinduan. Buku antologi ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang makna air mata dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penyuluh agama Islam , Sumarni berbagi pandangannya dalam wawancara dengan tim humas KUA. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan, "Tak selamanya air mata itu tanda kesedihan, adakalanya ia bentuk dari kerinduan." Pernyataan ini mencerminkan filosofi yang diusungnya dalam karya puisinya.
Dalam proses pembuatan buku ini, Sumarni menyampaikan terima kasih kepada Ustad Amrizal dan Tuan Guru Marzuli Ridwan Al-bantany yang turut berkontribusi. Harapannya, buku "Babad Air Mata" dapat memberikan inspirasi dan makna mendalam kepada pembaca, membuka mata terhadap banyak dimensi dari pengalaman hidup.
Peluncuran buku ini diharapkan menjadi titik lanjut bagi seorang penyuluh yang tidak hanya memberikan nasehat di podium namun meninggalkan kesan lewat buku. Dahniar Sumarni mengajak pembaca untuk merenung dan memahami nilai-nilai kehidupan melalui air mata yang mengalir dalam setiap puisi yang dituangkan.