Bengkalis (Inmas) - Penyuluh Agama islam Kecamatan Bengkalis sekaligus Pimpinan Pesantren Madani Bengkalis, Suyendri, memperkenalkan konsep moderasi agama melalui kunjungan silaturahmi dengan tokoh lintas agama di Bengkalis Dengan tajuk besar "Kerukunan Umat Beragama," Suyendri dan para santri menyemangati keberagaman dengan langkah proaktif.
Pada hari Minggu (15/10/2023), rombongan Suyendri melangkah dari Pesantren Madani menuju kediaman Bapak Atong, seorang pemuka agama Konghucu. Dialog terbuka antara Suyendri dan Bapak Atong menyoroti pentingnya moderasi beragama, sambil menegaskan semangat untuk memelihara kerukunan antar umat beragama. "Empat penjuru bumi adalah saudara," ujar Pak Atong dengan penuh kearifan.
Tak hanya berkutat pada isu-isu agama, kunjungan ini juga memberikan penekanan pada nilai-nilai persaudaraan. Para peserta kunjungan menutup momen berharga tersebut dengan foto bersama, mencerminkan kebersamaan dan semangat untuk terus membangun jaringan kerukunan di tengah masyarakat Bengkalis. Kesempatan ini juga diakhiri dengan salam hangat yang melambangkan persatuan di tengah keberagaman, sebuah pesan yang diusung oleh Suyendri.
Sebagai pemimpin di bidang keagamaan, Suyendri menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekayaan dan bahwa pemahaman antaragama adalah fondasi bagi kerukunan. Langkah-langkah progresif seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Kecamatan Bengkalis dalam memperkuat harmoni di antara warganya.