0 menit baca 0 %

Penyuluh Agama Kecamatan Bathin Solapan Ikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam

Ringkasan: Bathin Solapan Sebanyak 7 Penyuluh Agama dan 6 Da i dari Kecamatan Bathin Solapan mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam di aula Hotel Susuka Duri, Senin 15 Agustus 2022. Kepala kantor Kementrian Agama  (Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis  Drs.


Bathin Solapan – Sebanyak 7 Penyuluh Agama dan 6 Da’i dari Kecamatan Bathin Solapan mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Penceramah Agama Islam di aula Hotel Susuka Duri, Senin 15 Agustus 2022.

Kepala kantor Kementrian Agama  (Kakan Kemenag) Kabupaten Bengkalis  Drs. H. Khaidir mengatakan Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan Penyuluh Agama dan penceramah di bidang Agama Islam yang mampu, mandiri, propesional dan berkualitas dalam menghadapi problema umat yang semakin berkembang dan di harapkan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik supaya bisa bermanfaat dan memberikan informasi kepada masyarakat.

Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Mandau Hj. Nurleili Lubis, S. Ag sebagai narasumber menyampaikan materi tentang problematika dalam berdakwah terdiri dari problem internal dan problem eksternal. Problematika  dakwah sudah menjadi makanan sehari-hari bagi para pendakwah, kadangkala permasalahan itu timbul sebelum proses, selama atau sesudah dakwah itu dilakukan. Problematika yang sering di hadapi para penceramah  di lapangan berasal dari masyarakat sebagai objek dakwahnya.

Kepala KUA Mandau, Saim yang juga sebagai pemateri menyampaikan hal-hal yang terkait dengan stategi dan metode dalam berdakwah. Seorang penceramah dan Penyuluh Agama tidak hanya paham tentang kebenaran Islam tetapi juga di dukung oleh kemampuan yang baik dalam menyampaikan risalah dakwahnya sehingga audien akan mudah memahami apa yang di sampaikan.

Rudi Harianto,M. Sos  sebagai narasumber yang ke tiga juga memberikan ilmu yang sangat di butuhkan oleh para penyuluh dan penceramah dalam menyampaikan dakwahnya. Sebagai seorang pendakwah sudah sepantasnya kita mempunyai sifat yang disukai orang lain. Sifat tersebut diantarnya adalah kecerdasan, keriangan, keramahtamahan dan keserasian.

Kegiatan ini di tutup oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau Drs. Safwan. Sebagai mitra pemerintah di Kementrian Agama, penceramah dan penyuluh agama harus mampu memposisikan diri tampa memihak golongan manapun, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tampa memandang golongan ataupun status.

Tampak hadir, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Propinsi Riau  Drs. Syafwan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten bengkalis Drs. H. Khaidir, kepala Sub Bagian Tata Usaha (kasubag Tu) H. Zulkarnaen, S. Ag, Kasi Bimas Islam Mahzum, S.Ag, KUA Kecamatan Bahtin Solapan H. Surianto, S. HI, Mandau Saim, S. Ag, Pinggir R. Hadi Pratama Jaya, SH, Narasumber Penyuluh Agama Ahli Madya Hj. Nurleili Lubis, Rudi Haryanto, M. Sos dan 40 orang peserta yang terdiri dari para Penyuluh Agama Islam, Da’i dari 4 Kecamatan (Bathin Solapan, Mandau, Pinggir, Talang Muandau).