0 menit baca 0 %

PERANAN PENYULUH AGAMA ISLAM TERKAIT PHBI

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam merupakan suri tauladan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berdekatan ataupun satu lokasi dengan Penyuluh Agama Islam itu sendiriHal tersebut tentu harus dipraktekkan dengan kesalehan hidup, penguasaan...

Indragiri Hulu, (Inmas). Penyuluh Agama Islam merupakan suri tauladan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tempat tinggalnya berdekatan ataupun satu lokasi dengan Penyuluh Agama Islam itu sendiri
Hal tersebut tentu harus dipraktekkan dengan kesalehan hidup, penguasaan nilai-nilai keagamaan, serta sikap, perilaku dan budi pekerti yang terpuji, sehingga menjadi teladan ditengah –tengah kehidupan masyarakat.
Penyuluh Agama Islam selain sebagai figur juga berperan sebagai pemimpin masyarakat, sebagai imam dalam masalah agama dan masalah kemasyarakatan serta masalah kenegaraan dalam rangka mensukseskan program pemerintah. Dengan kepemimpinannya, penyuluh agama Islam tidak hanya memberikan penerangan dalam bentuk ucapan-ucapan dan kata-kata saja, akan tetapi bersama-sama mengamalkan dan melaksanakan apa yang dianjurkan. Keteladanan ini diimplementasikan dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari, sehingga masyarakat dengan penuh kesadaran dan keikhlasan mengikuti petunjuk dan ajakan pemimpinnya
Tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam menyangkut beberapa hal, yaitu terkait Zakat Wakaf, Kerukunan Umat Beragama, Keluarga Sakinah, Radikalisme & Aliran Sempalan, Narkoba, HIV/AIDS, Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an dan Produk Halal, dan Pemahaman Agama Islam Secara Baik dan Benar.
Penyuluh Agama Islam adalah seorang yang diberi tugas, tanggungjawab dan wewenang oleh Pemerintah untuk melaksanakan bimbingan keagamaan, penyuluhan pembangunan melalui bahasa agama kepada kelompok sasaran.
Selanjutnya, pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) menjadi suatu kewajaran bahwasanya Penyuluh Agama Islam baik PNS maupun Non PNS memberikan kontribusinya.
Rabu 19 Agustus 2020, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Rengat Elfarni, S.Ag (urut satu dari sisi kiri pada barisan depan) bersama Surau Gunung Merah dan MT. Gunung Merah yang merupakan salah satu kelompok binaanya menggelar acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442, dengan penceramah ustadz Taufiqurrahman, dan mengundang anak-anak Panti Asuhan Putri Aisyah Pasir Kemilu Rengat serta KHI (Komunitas Hadrah Indragiri).
Semoga dengan dilaksanakannya Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram, khususnya bagi generasi muda menjadi sadar dan tahu bahwasanya umat Islam memiliki tahun barunya sendiri. Menjadi harapan kita bersama bahwasanya generasi muda kita tidak lagi merayakan tahun baru yang bukan Tahun Baru-nya umat Islam, demikian disampaikan Elfarni.(tulang)